Sukses

Persalinan Sectio Bisa Inisiasi Menyusui Dini

Menyusui merupakan proses alami, salah satu ekspresi cinta seorang ibu ?mengasyikkan? bagi ibu maupun bayi. ?Menyusui adalah hadiah yang sangat berharga

Sumber : www.kiatsehat.com

Menyusui merupakan proses alami, salah satu ekspresi cinta seorang ibu ‘mengasyikkan’ bagi ibu maupun bayi. “Menyusui adalah hadiah yang sangat berharga  yang dapat diberikan oleh seorang ibu  pada bayinya.  Pada keadaan miskin, menyusui mungkin merupakan pemberian  satu-satunya, pada keadaan sakit menyusui dapat merupakan pemberian  yang menyelamatkan jiwanya”. Demikian disampaikan dr. Frans O. H. Prasetyadi, SpOG saat menjadi pembicara pada Bincang Santai "Keajaiban ASI Untuk Buah Hati Cerdas Dan Sehat" di RS Spesialis Husada Utama Surabaya

ASI mengandung banyak sekali kandungan gizi dan nutrisi yang penting untuk kesehatan dan kecerdasan si buah hati. Pada 4-7 hari pertama, ASI mengandung Kolostrum sekitar 150-300 cc/hari. Tidak hanya itu zat gizi dalam ASI juga sangat sempurna. Taurin yang terdapat didalam ASI sangat baik untuk pertumbuhan otak bayi, 90% kandungan lemak ASI yang diserap bayi juga memiliki manfaat tersendiri, belum lagi antibodi yang dihasilkan ASI melindungi bayi dari resiko terkena penyakit. Himbauan pemerintah untuk memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kesakitan pada bayi dan anak-anak termasuk gizi buruk. Program Inisiasi menyusui dini yang mulai dijalankan beberapa tahun terakhir juga memberi manfaat bagi bayi. Pemberian ASI segera setelah bayi dilahirkan diteliti mampu memberikan manfaat gizi dan nutrisi yang luar biasa untuk investasi di masa depan.

Semua dokter kandungan, bidan serta tenaga medis yang membantu proses persalinan saat ini dianjurkan untuk memberikan pelayanan inisiasi menyusui dini untuk pasien bersalin. Semua ibu melahirkan bisa melakukan inisiasi dini. Tak terkecuali untuk ibu dengan persalinan cesar atau sectio. Beberapa anggapan hadir seputar pemberian inisiasi bagi persalinan cesar. Padahal pasien persalinan cesar diperbolehkan melakukan inisiasi. “Memang tidak bisa se-ideal melakukan persalinan normal, karena dalam beberapa jam pertama si ibu masih di ICU. Tentu saja tertunda, tapi bila tak ada kontra indikasi, segera bayi diberikan ke ibu untuk dilakukan inisiasi ibu,” ujar dr. Frans saat ditemui Kiatsehat. Resiko bayi mengalami bingung puting memang tidak bisa dihindari, namun operasi cesar tidak menghalangi proses inisiasi dini.(Tika)

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar