Sukses

Merelakan Payudara Diangkat Guna Kurangi Risiko Kanker

Angelina Jolie. Aktris yang pernah dinobatkan menjadi wanita tercantik di dunia itu memilih untuk merelakan kedua buah dadanya diangkat untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara. Ia menjalani mastektomi ganda pada tanggal 16 Februari 2013 setelah pemeriksaan genetik menunjukkan adanya mutasi gen BRCA (BReast CAncer) 1 dan 2 dalam tubuhnya...

Oleh: dr. Puti Naindra Alevia

KlikDokter.com - Payudara. Dua buah penonjolan hemisfer di atas dada yang mengantungi kumpulan jaringan lemak, pembuluh darah, ujung-ujung saraf yang sensitif, serta kelenjar-kelenjar penghasil susu manusia. Pada satu sisi, mereka memiliki sifat keibuan, sebagai simbol kekuatan. Di sisi lain, mereka seduktif, seksual. Dengan peran ganda tersebut, eksistensi payudara masih diasosiasikan dengan feminitas. Bagaimana bila kemudian seorang harus kehilangan payudaranya tersebut? Apakah berarti ia menjadi “kurang” wanita?

Pertanyaan tersebut dijawab tegas oleh Angelina Jolie. Aktris yang pernah dinobatkan menjadi wanita tercantik di dunia itu memilih untuk merelakan kedua buah dadanya diangkat untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara. Ia menjalani mastektomi ganda pada tanggal 16 Februari 2013 setelah pemeriksaan genetik menunjukkan adanya mutasi gen BRCA (BReast CAncer) 1 dan 2 dalam tubuhnya. Mutasi gen ini diwarisi dari neneknya yang menderita kanker ovarium serta ibunya yang pernah menderita kanker payudara dan meninggal karena kanker ovarium.

Dengan diangkatnya kedua payudaranya, risiko Angelina menderita hal yang sama pun turun dari 87% menjadi di bawah 5%. Ia mengatakan bahwa mastektomi tidak mengurangi kewanitaannya. Justru dengan keberaniannya ini, ia dapat kembali menjalani perannya sebagai ibu 6 orang anak dan pasangan yang setia tanpa harus terus mengkhawatirkan terus menerus apakah ia akan mendapatkan kanker payudara.[](PNA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar