Sukses

Ibu Sehat, Bayi Sehat

Perjalanan menjadi Ibu merupakan perjalanan yang panjang dan penuh tantangan. Perjalanan tersebut telah dimulai ketika proses pertama kehidupan di dalam rahim Ibu terjadi. Selama masa kehamilan, banyak pengorbanan...

Perjalanan menjadi Ibu merupakan perjalanan yang panjang dan penuh tantangan. Perjalanan tersebut telah dimulai ketika proses pertama kehidupan di dalam rahim Ibu terjadi. Selama masa kehamilan, banyak pengorbanan yang perlu dilakukan oleh Ibu untuk memastikan agar janinnya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selama kehamilan tersebut, Ibu harus sedapat mungkin memastikan kesehatan tubuhnya dan juga kesehatan janinnya.

Menjaga kehamilan merupakan ibadah, memastikan agar titipan Yang Maha Kuasa terjaga dengan baik. Untuk memastikan hal tersebut, Ibu perlu memperhatikan hal-hal penting seperti menjaga asupan nutrisi dengan gizi seimbang dan menjaga kebugaran melalui olah raga ringan yang dapat membantu Ibu tetap fit. Selain itu, Ibu perlu mewaspadai beberapa hal yang sebaiknya dihindari selama kehamilan agar tidak membahayakan diri dan janinnya.

Dalam rangka menjaga asupan nutrisi yang seimbang, Ibu disarankan untuk memenuhi kebutuhan tubuh terhadap protein, karbohidrat, lemak dan zat gizi penting lainnya seperti asam folat, zat besi dan kalsium yang penting untuk pertumbuhan janin.

Selain itu, Ibu juga perlu menghindari beberapa makanan yang memiliki potensi untuk membahayakan janin. Saat hamil, Ibu sebaiknya menghindari:

  1. Makanan mentah (daging, makanan laut, termasuk sushi)
    Setiap makanan mentah yang tidak dimasak dengan benar memiliki risiko tinggi untuk menyebabkan infeksi bakteri. Termasuk makanan-makanan yang diasapkan sebaiknya dimasak terlebih dahulu dengan menggunakan panas untuk menghindari infeksi bakteri. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan keguguran atau lahir mati.
  2. Telur yang mentah
    Telur yang mentah dapat mengandung bakteri salmonella. Biasanya terdapat pada mayonais, salad dressings dan home made ice cream.
  3. Susu ataupun produk susu (keju, dll) yang tidak memiliki label telah dipasteurisasi
    Proses pasteurisasi dimaksudkan untuk mematikan berbagai jenis mikroorganisme merugikan melalui proses pemanasan. Tanpa melalui proses ini, masih dimungkinkan terdapat mikroorganisme dalam makanan.

Selain mewaspadai makanan yang dikonsumsinya, Ibu juga perlu menghindari substansi seperti tembakau (rokok), alkohol dan obat-obatan tertentu yang dapat melewati plasenta. Substansi berbahaya yang dapat melewati plasenta dapat menyebabkan kecacatan pada janin dan dapat menyebabkan terhambatnya penyerapan beberapa nutrisi penting bagi kehamilan.

    0 Komentar

    Belum ada komentar