Sukses

Terapi Hormon Membantu Pertumbuhan Tinggi pada Anak

Terapi dengan menggunakan hormon pertumbuhan dapat meningkatkan tinggi badan akhir anak yang telah didiagnosis dengan perawakan pendek

Penetian ini telah menunjukkan efektifitas dari terapi hormon pertumbuhan (Growth-Hormone) pada anak dengan perawakan pendek.

Terapi dengan menggunakan hormon pertumbuhan dapat meningkatkan tinggi badan akhir anak yang telah didiagnosis dengan perawakan pendek. Hal ini dapat dilakukan meskipun anak tidak kekurangan hormon pertumbuhan, berdasarkan jurnal yang dipublikasikan pada The Endocrine Society,  Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (JCEM).

Hormon pertumbuhan (Growth-Hormone-GH) telah dibuktikan efektif di dalam terapi defisiensi GH pada anak dengan perawakan pendek, namun efeknya terhadap anak tanpa defisiensi GH masih belum jelas.

“Pada penelitian kami, terapi GH dengan dose-dependent akan meningkatkan tinggi akhir pada anak dengan perawakan pendek yang tidak memiliki defisiensi GH, dalam artian GH akan meningkatkan tinggi anak lebih dari 3 inchi, dengan beberapa kasus bahkan ada yang mencapai 8 inchi,” kata Kestin Albertsson-Wikland, M.D., Ph.D., professor di Goteborg Pediatric Growth Research Center di Universitas Gothenburg di Sweden, ketua dari penelitian ini.

Pada penelitian ini, para peneliti mengevaluasi efek dari terapi GH pada 150 anak dengan perawakan pendek  selama periode 20 tahun. Anak-anak ini diacak (randomisasi) dalam kategori tanpa terapi, dengan terapi GH dosis rendah, atau dalam terapi GH dosis tinggi.

Meskipun terdapat beberapa penelitian lain yang juga mengevaluasi efek dari terapi GH pada anak dengan perawakan pendek, namun penelitian ini memiliki kesimpulan yang lebih baik karena ini adalah satu-satunya penelitian yang menggunakan cara randomisasi (acak), studi terkontrol menggunakan 2 jenis dosis GH per hari pada anak prepubertas yang diikuti sampai pertumbuhan akhir mereka (final height).

“Banyak variabel yang diketahui dapat mempengaruhi respon partumbuhan pada terapi dengan GH, seperti panjang lahir dan pertumbuhan awal pada 1 tahun pertama kehidupan,” kata Dr. Albertson-Wikland. “Penelitian ini juga menemukan bahwa anak yang berasal dari orangtua yang memiliki tinggi normal akan berespon lebih baik dari mereka yang terlahir dari orangtua dengan perawakan pendek.

"Penelitian di masa depan akan ditujukan untuk mencari dosis yang tepat yang sesuai dengan respon dari anak untuk meningkatkan tinggi badannya.

    0 Komentar

    Belum ada komentar