Sukses

Anggur Merah Untuk Umur Panjang

Penelitian terhadap seekor tikus di Harvard, Amerika Serikat, menemukan bahwa resveratol ? sebuah senyawa anggur merah

Klikdokter.com - Penelitian terhadap seekor tikus di Harvard, Amerika Serikat, menemukan bahwa resveratol – sebuah senyawa anggur merah – mampu mengaktifkan enzim yang dapat memicu proses perbaikan DNA. Penemuan yang dilakukan oleh Professor David A. Sinclair selaku ahli genetis di Harvard ini juga mengemukakan kemungkinan penggunaan resveratol sebagai obat dalam memperlambat proses penuaan pada manusia.

Hasil dari penemuan tersebut membawa pada penelitian berikutnya seperti yang diungkapkan dalam pertemuan The Annual Medicine Dean’s Lecture di University of New South Wales, Sidney, akan dimulainya penelitian tahap awal mengenai obat ‘Wonder’ pills yang mampu membantu tubuh manusia dalam memperbaiki diri dan proses penyembuhan. Sehingga tak ayal dalam sepuluh tahun kedepan masa hidup seseorang akan dapat mencapai usia 150 tahun, seperti dilansir dalam UNSW News dengan judul Living to 150 ‘Science Fact’ (18/10).

Dengan adanya kabar gembira ini, seakan memberikan harapan baru bagi umat manusia. Karena tidak bisa dipungkiri lagi masa hidup manusia mengalami penurunan seiring dengan kemajuan dunia. Bahkan dapat dikatakan rata-rata usia tua manusia didunia hanya hingga 67 tahun dengan ekspektasi kesehatan dan daya ingat yang memburuk.

Untuk itu Prof Sinclair bekerjasama dengan Professor Susan Greenfield dari Oxford University yang mempelajari tentang penyakit neurodegenerative beserta Profssor Henry Brodaty selaku Prof of Ageing and Mental Health UNSW dalam membuat obat yang memungkinkan perpanjangan usia manusia yang tetap sehat dan bahagia.[](E)

0 Komentar

Belum ada komentar