Sukses

Relawan ACT Sudah Dievakuasi

Setelah dikabarkan menghilang di Somalia, pagi ini relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT), dr. Aisha Wardhana telah dikabarkan sudah dapat dikontak oleh pihak keluarga...

Klikdokter.com - Setelah dikabarkan menghilang di Somalia, pagi ini relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Aisha Wardhana telah dikabarkan sudah dapat dikontak oleh pihak keluarga melalui sambungan telepon setelah sukses proses penelusuran dan pencarian yang dilakukan Tim ACT yang didukung rekan-rekan relawan di Somalia.

Sebelumnya Aisha sudah diketahui posisinya pada sore kemarin waktu setempat. Sebagaimana dipaparkan oleh rekan lama Aisha Wardhana yang turut berpartisipasi dalam penelusuran, Harinto Wardhana dalam linimasa akun Twitternya, Senin pagi (5/9). “Kemarin sore (waktu setempat) posisi Aisha sudah diketahui, saat ini saya hanya dapat menyampaikan Aisha telah dievakuasi menuju kediaman kerabat terdekat utk selanjutnya dibawa pulang.”

Sementara situasi di sebagian wilayah Somalia sendiri masih genting dan mencekam menyusul bentrokan sengit antar pihak yang bertikai. Pertempuran yang telah berlangsung dari Jumat lalu terus semakin sengit pada Sabtu (3/9). Sebagaimana dilansir kantor berita Antara pada Minggu (4/9), sedikitnya terdapat korban tewas sebanyak 28 jiwa dan puluhan korban luka-luka yang kebanyakan warga sipil.

Dari Surat Klarifikasi yang diterbitkan pihak keluarga pada laman blog Bustanul 'bokir' Arifin (bit.ly/qqfETM), Aisha ditemukan oleh relawan bernama Damien, seorang relawan berasal dari Perancis pada Senin (5/9). Luka tembak yang dialami dr. Aisha sendiri telah dirawat oleh tim medis setempat, hingga berita ini diturunkan, kabar Aisha kini sudah berada di Johannesburg, Afrika Selatan dan tengah menunggu penerbangan pulang kembali ke Tanah Air.

Menyadari konsekuensi keadaan disana, tidak pernah menyiutkan nyali dan semangat kemanusiaan para relawan dari Indonesia, bahkan dikala momentum Hari Raya yang kebanyakan orang justru ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Sebagaimana dilansir dari laman ACT.or.id., dilaporkan situasi terakhir di penampungan Indonesia ACTion Team for Somalia menghabiskan momen Lebaran bersama pengungsi di Kamp Waaberi, Mogadishu. Disebutkan terdapat 260 KK pengungsi yang berada di bangunan bekas RS Unicef yang telah porak poranda akibat perang. Para pengungsi tinggal dengan fasilitas seadanya, “Water and sanitation sangat minim, sehingga anak kudu pup di pinggir jalan,” papar Andhika Purbo Swasono, anggota Indonesia ACTion Team for Somalia.

Lebih lanjut mengenai evakuasi Aisha, rekan-rekan dari ACT sudah siap menjemput Senin siang (5/9). Dari pihak keluarga yang turut berusaha keras dalam proses penelusuran merasa bersyukur dan berterimakasih kepada rekan-rekan yang telah membantu, serta pula kepada masyarakat yang telah turut mendoakan atas keselamatan Aisha dan tim penelusur setempat dari berbagai sosial media.[](DA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar