Sukses

Papua Masih Terancam Malaria

Data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi, Papua bagian Selatan, menyebutkan jumlah penderita malaria pada 2008 mencapai 13.519 orang. Angka yang memiliki kecenderungan lebih tinggi dari provinsi

Data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi, Papua bagian Selatan, menyebutkan jumlah penderita malaria pada 2008 mencapai 13.519 orang. Angka yang memiliki kecenderungan lebih tinggi dari provinsi lainnya ini memposisikan kondisi provinsi Papua masih dihantui masalah endemik malaria.

Hal ini diamini oleh Perwakilan UNICEF Indonesia, William Hawley. Beliau menyampaikan bagaimana masalah endemi malaria ini dapat merugikan aspek finansial sedikitnya sebesar Rp. 20,5 milyar dalam satu tahun.

Walau pada tahun ini Dinkes Kabupaten Mappi telah menganggarkan Rp 74 miliar untuk penanggulangan malaria, para pihak otoritas kesehatan setempat masih menemukan kesulitan dalam proses penanggulangan malaria. Kesulitan-kesulitan yang ada berhulu pada kondisi yang kesehatan masyarakat setempat masih rendah.

Lebih mengerikannya lagi, ketika malaria memberikan ancaman kepada ibu hamil. Karena khusus pada kasus ibu hamil, tidak hanya membahayakan sang ibu, namun juga kualitas janin dan bayi yang akan dilahirkan. Ibu hamil yang terkena malaria memiliki risiko ancaman kesehatan lainnya seperti, anemia, infeksi placenta, malaria komplikasi, bahkan kematian.

Sedangkan pada janin atau bayi yang dilahirkan akan memberikan dampak kasus berat badan lahir rendah, keguguran, risiko kelahiran mati, kelahiran prematur, hingga malaria bawaan lahir.[](DA)

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar