Sukses

6 Suplemen Super untuk Perempuan

Suplemen mineral sangat penting bagi kesehatan perempuan. Mineral ini bisa membantu mencukupi nutrisi yang diperlukan tubuh, membantu sel-sel agar bekerja dengan normal, serta menjaga komposisi tulang dan jaringan

Sumber : mediaindonesia.com

SUPLEMEN mineral sangat penting bagi kesehatan perempuan. Mineral ini bisa membantu mencukupi nutrisi yang diperlukan tubuh, membantu sel-sel agar bekerja dengan normal, serta menjaga komposisi tulang dan jaringan agar tetap sehat. Tetapi, karena banyaknya iklan mengenai suplemen yang menawarkan berbagai manfaat, mungkin saja Anda bingung memilih suplemen mana yang paling Anda butuhkan. Menurut Evangeline Lausier, M.D., assistant clinical professorin medicine dari the Duke Integrative Medicine Center di North Carolina, berikut 7 suplemen yang diperlukan oleh perempuan dari segala usia.

1. Kalsium. Sebelum mencapai usia 35 tahun, perempuan memerlukan kalsium untuk pembentukan tulang yang kuat. Setelah usia 35 tahun, perempuan masih tetap memerlukan kalsium untuk memperlambat penurunan kepadatan tulang yang akan terjadi secara alami."Pada faktanya, dampak perlindungan terhadap kepadatan tulang merupakan salah satu dari beberapa klaim kesehatan yang diperbolehkan oleh Food and Drug Administration (FDA) dipajang di label suplemen," terang Lausier, seperti dikutip situs revolutionhealth.com. Selain itu, studi-studi telah menunjukkan, kalsium bisa membantu mengurangi gejala-gejala Premenstrual Syndrome (PMS) serta menurunkan tekanan darah.

Dosis: Perempuan pramenopause sebaiknya mengkonsumsi 1.000 miligram per hari. Sedang perempuan postmenopause dianjurkan untuk meningkatkan asupan kalsium hingga 1.200-1.500 miligram per hari untuk mempertahankan kekuatan tulang. Menurut Lausier, dosis ini dibagi menjadi 2 kali sehari (setengah di pagi hari dan setengah lagi di malam hari).

2. Vitamin D3. Vitamin D3 membantu tubuh menyerap kalsium. Studi-studi telah menunjukkan, dosis vitamin D3 yang lebih tinggi bisa mencegah berbagai masalah kesehatan, mulai dari kanker payudara dan osteoporosis hingga diabetes tipe 1, penyakit kardiovaskular dan multiple sclerosis.

Dosis: Untuk membantu penyerapan kalsium serta mempertahankan kesehatan tulang, perempuan pramenopause sebaiknya mengkonsumsi paling tidak 500 internasional unit (IU) per hari. Perempuan postmenopause dan perempuan yang lebih tua sebaiknya meningkatkan dosis hingga 800 IU per hari.

3. Besi. Kekurangan besi bisa mengakibatkan anemia. Anemia ini, terang Lausier,  juga berdampak buruk terhadap metabolisme dan enzim-enzim energi. Kebutuhan besi perempuan pramenopause dan ibu hamil paling tinggi dibandingkan perempuan lainnya. Olahkarena itu, akan lebih diuntungkan dengan suplementasi. Pada dasarnya, dosis zat besi bagi ibu hamil hampir 2 kali dosis perempuan yang tidak sedang hamil. Hal ini untuk menanggulangi kemungkinan kehilangan darah saat melahirkan dan meningkatkan volume darah selama masa kehamilan.

Dosis: Menurut Lausier, perempuan pramenopause sebaiknya menggunakan suplemen besi dengan dosis 18-20 miligram per hari. Perempuan hamil bisa meningkatkan dosis hingga 27 miligram per hari. Perempuan postmenopause biasanya tidak kekurangan zat besi. Jika ingin menggunakan suplemen, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter. Hal ini untuk menghindari penggunaan berlebih, terlalu banyak besi bisa juga membahayakan hati.

4. Gamma-linolenic acid (GLA). GLA merupakan asam lemak esensial yang efektif mengurangi peradangan. Cara termudah menambah asupan GLA adalah dengan mengkonsumsi minyak primrose, serta minyak biji kismis.

Perempuan yang mengalami premenstrual sindrome terbukti mempunyai kadar GLA yang rendah, jadi menambah konsumsi minyak GLA akan bisa membantu. GLA juga berfungsi mengurangi irritable bowl syndrome.

Dosis: Menurut Lausier, dosis suplemen GLA sekitar 270-500 miligram atau 3-6 gram minyak pimrose per hari.

5. Indole-3-carbinol (I3C). I3C bisa ditemukan pada sayur-sayuran seperti brokoli, kol dan kol bunga. Mengkonsumsi sayur-sayuran ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko jenis kanker tertentu.

Dosis: Beberapa penelitian pada manusia menunjukkan, I3C bisa melawan kondisi-kondisi yang berkaitan dengan infeksi human papillomavirus (HPV), seperti kelainan-kelainan pada sel-sel serviks. Sebuah studi menunjukkan,

mengkonsumsi 200-400 miligram I3C per hari selama 12 minggu bisa menyembuhkan kanker serviks stadium awal. Lausier menganjurkan untuk mengkonsumsi 200-400 miligram per hari. Jangan lupa juga menambah konsumsi sayuran Anda.

6. Asam folik. Vitamin B sangat penting untuk produksi dan pemeliharaan sel-sel baru, khususnya pada masa kehamilan. Asupan asam folik yang cukup sebelum masa pembuahan dan pada masa awal kehamilan terbukti efektif melindungi cacat saraf. Selain itu, penelitian juga menemukan kalau asam folik terbukti mengurangi kadar homocysteine dalam darah. Peningkatan kadar homocysteine berkaitan dengan penyakit jantung dan stroke.

Dosis: Menurut Lausier, perempuan yang telah memasuki usia siap hamil sebaiknya mengkonsumsi 800 microgram asam folik per hari, selanjutnya ditingkatkan menjadi 1.000-2.000 microgram per hari sebelum dan selama kehamilan. Setelah menopause, perempuan bisa mengkonsumsi suplemen sebanyak 400-800 microgram per hari untuk melindungi kesehatan jantung. Jangan lupa juga mengkonsumsi sayuran hijau yang kaya akan asam folik.
 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar