Sukses

Tanggapi Kritik Dengan Bijak

Beliau adalah adalah seorang Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang merangkap sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Dr.Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dan Ketua Terpilih Ikatan Ahli Urologi Indonesia.

Beliau adalah adalah seorang Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang merangkap sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Dr.Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dan Ketua Terpilih Ikatan Ahli Urologi Indonesia.

Dalam kesempatan Klikdokter.com bertemu dengan beliau beberapa hari yang lalu, beliau menyampaikan beberapa tanggapannya mengenai pengembangan sayap baru RSCM di sisi barat wilayah rumah sakit legendaris tersebut.

Pengembangan sayap baru tersebut merupakan perluasan lebih lanjut untuk peningkatan pelayanan medis dari rumah sakit tersebut. Dinamakan International Wing RSCM, tentunya wilayah pengembangan yang akan beroperasi mulai 2010 ini berusaha keras untuk memiliki kriteria standar internasional di seluruh aspek.

“Kami sadari, pelayanan kami kepada pasien selama ini terbatas pada sifat jasa medis saja, kami hendak menambahkan kualitas pelayanan dimana kami tambahkan aspek ‘hotel’ atau kenyamanan,” tutur beliau.

Pun, kedepannya pengembangan tersebut diharapkan menjadi bekal Indonesia untuk menghadapi persaingan dalam memasuki Asean Free Trade Area 2010 (AFTA 2010).

Soal persaingan dengan pelayanan medis negara tetangga merupakan soal peningkatan kualitas dari pelayanan, namun dewasa apa yang menjadi perlu fokus perhatian dalam urusan peningkatan kualitas tersebut, acapkali tersandung oleh tirani konsumen yang semakin kritis dan bebas beropini.

Menanggapi hal ini beliau menanggapi dengan diplomatis, “Sekiranya semua masukkan dan kritik serta opini orang lain dalam memandang perlu dihargai dan ditanggapi dengan bijaksana,” jawabnya.

Sebagaimana KPK menyoroti perihal pengembangan International Wing RSCM, lembaga pemberantas korupsi tersebut sempat memberikan pernyataan mengenai pelayanan RSCM yang masih dinilai kurang baik dan meragukan kelanjutan pelayanan pada pengembangan International Wing RSCM.

“Kita sadar betul, kita ini masih banyak kekurangan, tapi itu dia, semua tergantung dengan posisi kita bersikap, kita tanggapi dengan melihatnya menjadi sebuah ‘trigger’ untuk menjadi lebih baik,” jawabnya mengakhiri sesi wawancara singkat hari itu.

Sukses![](DA)

 

Prof. Dr. dr. med. Akmal Taher, SpU(K)

RIWAYAT HIDUP DATA PRIBADI
Nama:
Prof. Dr. dr. med. Akmal Taher, SpU(K)
Tanggal Lahir:
Jakarta, 27 Juli 1955


RIWAYAT PENDIDIKAN
Lulus Pendidikan Dokter:
1980
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia.

Lulus Pendidikan Spesialis Kedokteran:
1988
Program Pendidikan Dokter
Spesialis Urologi
Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia

Doktor Medikus:
1993
Hannover Medical School, Hanoover Jerman

Doktor:
1993
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia.


PENGHARGAAN
SATYALANCANA
2004
Karya Satya 20 Tahun

Medika Award
2002
Pemenang Terbaik Kedua untuk artikel ilmiah dalam majalah Medik.

Grosshardener Innovationpreis
1994
Jerman.

0 Komentar

Belum ada komentar