Sukses

Konsisten, Komitmen, dan selalu Ikuti SOP

Mengawali karier dokter gigi pada tahun 1980, dokter gigi kelahiran Tanjung Karang 26 November 59 tahun silam ini melanjutkan pendidikannya dan mendalami bidang konservasi gigi. Beliau berhasil meraih gelar spesialis Konservasi Gigi di Universitas Indones

Mengawali karier dokter gigi pada tahun 1980, dokter gigi kelahiran Tanjung Karang 26 November 59 tahun silam ini melanjutkan pendidikannya dan mendalami bidang konservasi gigi. Beliau berhasil meraih gelar spesialis Konservasi Gigi di Universitas Indonesia pada tahun 1988, dan menjadi Spesialis Konsultan pada tahun 2006.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan penemuan material kedokteran gigi mutakhir, disertai dengan makin meningkatnya kesadaran masyarakat akan fungsi gigi sebagai fungsi pengunyahan sekaligus estetika, maka dokter gigi juga makin dituntut untuk memberikan perawatan gigi yang memuaskan secara estetika, selain memperbaiki gigi yang rusak untuk dapat kembali berfungsi dengan normal. Di Indonesia, masih belum banyak dokter gigi yang mendalami bidang esthetic dentistry secara khusus dan drg. Bambang adalah salah satu di antaranya. Beliau bertindak selaku Wakil Ketua dari Indonesian Academy of Aesthetic Dentistry (IAAD).

Menurut staf pengajar yang sedang menjabat sebagai Ketua Departemen Konservasi Gigi FKG UI ini, kedokteran gigi estetik sebetulnya dapat dilakukan oleh semua dokter gigi. Namun untuk menjadi dokter gigi yang ahli di bidang ini, dibutuhkan komitmen, harus konsisten, dan selalu mengikuti standard operational procedure seperti yang selalu diterapkannya selama bertahun-tahun. Dokter  gigi yang berpraktek di RS Siloam Kebon Jeruk dan klinik  gigi spesialis bersama di bilangan Melawai Kebayoran baru ini juga membocorkan rahasia lain yang menunjang kesuksesannya dalam berpraktek, yaitu selalu bekerja secara “lege artis”, dan menomorsatukan kepuasan pasien. Prinsip ini diakuinya berhasil untuk mendapatkan kepercayaan pasien, bahkan menjadikan pasiennya loyal kepadanya.

Di samping kesibukannya di fakultas, pendiri Jakarta Dental Specialists Study Club and Training Center ini juga kerap menjadi narasumber di berbagai acara seminar dan kursus kedokteran gigi. Ceramah ilmiahnya merupakan salah satu yang paling ditunggu, dimana beliau banyak membagi tips tentang tindakan klinis berdasarkan ilmu yang dikuasainya dan pengalamannya merawat pasien selama bertahun-tahun. Diakuinya, beliau selalu berusaha untuk menggabungkan praktek dan teori secara proporsional dalam setiap presentasinya, agar selalu menarik dan tidak membosankan. Selain itu beliau juga aktif dalam organisasi dan didaulat untuk menjadi Ketua IKORGI (Ikatan Konservasi Gigi Indonesia) cabang UI Jakpus, serta menjadi anggota Kolegium IKORGI.[](MM)
 

Bambang Nursasongko drg. SpKG(K)

Bambang Nursasongko drg. SpKG(K)
  • Born in Tanjungkarang, in November 26, 1951.
  • Graduated from University of Indonesia in 1980.
  • Specialist in Conservative Dentistry from University of Indonesia in 1988.
  • Specialist Consultant form in 2006.
  • Head of Conservative Dentistry Department, Faculty of Dentistry, University of Indonesia.
  • Chairman of Indonesian Society of Conservative Dentistry (IKORGI) UI branch Central Jakarta.
  • Member of Collegiums IKORGI.
  • Vice President of Indonesian Academy of Aesthetic Dentistry (IAAD).
  • Founder and President of Jakarta Dental Specialists Study Club and Training Center.
  • Author of clinical conservative dentistry guidance books.
  • Author of clinical conservative dentistry SOP for Faculty of Dentistry University of Indonesia.
  • Conducted several courses of Aesthetic Restoration, Endodontic and Bleaching.
  • Maintaining a private practice limited to Conservative Dentistry since 1981.
Publikasi :
  • Diagnosis Karies yang dipublikasikan pada Jurnal Ked.Gigi UI Ed.Khusus KPPIKG XII Th. 2000 ISSN 0854-364X;
  • Menghindari Kegagalan Tumpatan Resin Komposit Kelas II yang dipublikasikan Perpustakaan FKG UI;
  • Restorasi Estetik di Bidang Konservasi Gigi yang dipublikasikan Perpustakaan FKG UI;
  • Restorasi Estetik Posterior Direk yang dipublikasikan Perpustakaan FKG UI;
  • Gigi Sakit Tak Harus dicabut yang dipublikasikan pada Kompas Cyber Media pada tahun 2006;
  • Tambal Gigi Siluman Buat Linda yang dipublikasikan pada Kompas Cyber Media pada tahun 2006.

 

0 Komentar

Belum ada komentar