Sukses

Dedikasi Pada Ilmu Hingga Akhir

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar kedokterannya pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1983, pria kelahiran 50 tahun silam ini langsung bergabung kepada tim operasi Palang Merah Indonesia di Dili, yang pada saat itu masih Timor Tim

Beliau merupakan salah satu tokoh kesehatan yang patut diteladani, kecintaannya pada ilmu bidang dunia medis membuahkan hasil yang manis.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar kedokterannya pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1983, pria kelahiran 50 tahun silam ini langsung bergabung kepada tim operasi Palang Merah Indonesia di Dili, yang pada saat itu masih Timor Timur.

Berselang beberapa bulan keaktifannya di PMI, beliau menjadi Kepala Puskesmas di kecamatan Uatolari, kabupaten Viqueque, Timor Timur (d/h) pada tahun 1984.

Pengalaman demi pengalaman dari lingkungan pekerjaan menjadikan dirinya seorang tenaga kesehatan yang layak diperhitungkan kehadirannya di dunia medis.

Pada tahun 1989 beliau dipercayakan untuk menjalani tanggung jawab sebagai Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan, posisi ini beliau jalani dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab hingga kurang lebih satu tahun lamanya.

Pun posisi sebagai Kepala Unit Kebidanan dan Kandungan RSU Dili, Timor Timur (d/h) pernah dijalaninya pada tahun 1994 hingga tahun 1996.

Tidak hanya itu, pada tahun 1997 hingga tahun 2006 beliau pernah dipercayai untuk menjalani tanggung jawab sebagai Manajer Klinik Fertilitas Morula di rumah sakit Bunda, Jakarta.

Sepenuh dedikasi beliau pada dunia kesehatan tidak hanya sebatas mengamalkan ilmu yang dimilikinya, namun juga untuk turut kebaikan masyarakat luas.

Untuk urusan sosial, beliau banyak terlibat pada beberapa perhimpunan dan asosiasi kedokteran, sebut saja keanggotaanya terdaftar pada Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Perkumpulan Menopause Indonesia (PERMI), Perkumpulan Ultrasonografi Kedokteran Indonesia (PUSKI), Indonesian Gynecologic Endoscopy Society (IGES), The Rim Pacific Society of Fertility, Asia Pacific Initiative On Reproductive Endocrinology, European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE), American Society of Reproductive Medicine (ASRM), International Society for Gynecologic Endoscopy (ISGE)

Harapan beliau dimasa depan, hendaknya para generasi penerus dimasa depan lebih bisa membuka diri pada segala sesuatu, pun tentunya dalam dengna batasan kewajaran yang normatif.[](DA)

Dr. Indra N.C. Anwar, Sp.OG

Dr. Indra N.C.Anwar
Tanggal Lahir:
Jakarta, 30 Juni 1958

RIWAYAT PENDIDIKAN

Lulus dokter:
1983
Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia

Lulus Spesialis
Obstetri-Ginekologi:
1993
Fakultas Kedokteran
Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT PEKERJAAN

Tim Operasi PMI/International
Committee of Red Cross,
Dili,Timor Timur, 1983

Kepala Puskesmas
Kec.Uatolari,
Kab.Viqueque,
Timor Timur, 1984

Sekretariat Jenderal
Depkes RI, 1989-1990

Kepala Unit
Kebidanan & Kandungan
RSU Dili,Timor Timur, 1994-1996

Manajer Klinik
Fertilitas Morula,
RS Bunda-Jakarta, 1997- 2006

ORGANISASI / PROFESI

Ikatan Dokter Indonesia
(IDI)

Perkumpulan
Obstetri & Ginekologi
Indonesia (POGI)

Perkumpulan Menopause
Indonesia (PERMI)

Perkumpulan
Ultrasonografi Kedokteran
Indonesia (PUSKI)

Indonesian Gynecologic
Endoscopy Society (IGES)

The Rim Pacific
Society of Fertility
Asia Pacific Initiative On
Reproductive Endocrinology

European Society of Human Reproduction
and Embryology (ESHRE)

American Society of Reproductive
Medicine (ASRM)

International Society for
Gynecologic Endoscopy (ISGE)

0 Komentar

Belum ada komentar