Sukses

Sebaik-baik Seseorang ialah yang Membawa Manfaat

Bagi dirinya, bagaimana seorang manusia itu bisa berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnyalah yang membedakan kualitas hidup orang tersebut.
Demikian kalimat yang keluar dari mulut dokter kelahiran 37 tahun silam ini setelah ditanyakan mengenai prinsip yang dipegang teguhnya.

Bagi dirinya, bagaimana seorang manusia itu bisa berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnyalah yang membedakan kualitas hidup orang tersebut.
 
“Dengan adanya kehadiran kita, orang lain harus merasakan manfaat yang kita berikan, semakin banyak orang yang terbantu dari ilmu yang kita miliki, tenaga, dan apapun bentuknya maka akan membawa diri kita lebih bernilai dalam hidup.”

 

Untuk itulah, beliau beranggapan untuk mampu membawa manfaat yang besar dilingkungan sekitarnya, dirinya harus memiliki bekal sebuah ilmu yang berkualitas. Hal inilah yang melatarbelakangi dirinya dalam menimba ilmu kedokteran pasca menyelesaikan pendidikan SMA-nya pada tahun 1990.

Selama mendalami ilmu medis, dirinya sadar betul akan betapa besarnya potensi manfaat ilmu yang ditekuninya. Beliau beranggapan, untuk dapat memberikan manfaat lingkungan sekitarnya yang terbaik, dirinya merasa masih membutuhkan ilmu yang memiliki ruang lingkup secara menyeluruh.

Pun ketika dihadapi pada pilihan spesialisasi bidang ilmu kedokteran untuk ditekuni lebih dalam, beliau mantap memilih bidang ilmu penyakit dalam. Dimana dirinya melihat bidang ilmu penyakit dalam memiliki ruang lingkup yang lebih komprehensif hingga mencakupi ke aspek holistik. Tidak hanya itu, beliau melihat pada bidang inilah semua organ-organ tubuh manusia dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh.

Kini setelah berbagai pengalaman yang dimilikinya, beliau membagikan ilmunya kepada generasi penerus. Pun tanggung jawab sebagai staf pengajar di Divisi Metabolik Endokrin FKUI-RSCM dilakoni dengan sepenuh hati. Sesuai dengan prinsip yang dipegangnya, menjadikan ilmu yang dimiliki dan dirinya bermanfaat bagi orang lain.[](DA)

Dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD

Dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD

Tempat & Tanggal Lahir:
Pancur Batu, 3 Juli 1971

RIWAYAT PENDIDIKAN

Lulus dokter:
1996
Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia

Pendidikan Spesialis
Penyakit Dalam:
Ilmu Penyakit Dalam
Fakultas Universitas Indonesia

RIWAYAT PEKERJAAN

1996-1997
Dokter jaga
RS Kramat 128 tahun

1996-1997
Dokter jaga
Klinik Tugu Ibu Depok

1997
Dokter Klinik
Nurul Fikri Depok

1997-1999
Kepala Puskesmas Kerkap,
 Bengkulu Utara

1999-2000
Kepala Puskesmas
Pekik Nyaring,
Bengkulu Utara

2001-2006
Manager Pelayanan Medik
LKC Dompet Dhuafa

sekarang
Staf Pengajar di Divisi
Metabolik Endokrin FKUI-RSCM

0 Komentar

Belum ada komentar