Sukses

Sehat. Positive thinking. Terbuka

Prof. Dr. Suwandhi Widjaja, Sp. PD, Ph.D: Sehat. Positive thinking. Terbuka

Pada awalnya sulit menerka usia sebenarnya dari sosok kesehatan yang satu ini pada saat perkenalan pertama. Tak sehelai uban pun yang tampak di rambutnya yang hitam klimis, ditambah juga pembawaannya yang humoris membuatnya 10 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.

Kira-kira apa rahasia awet muda dari konsultan spesialis Penyakit Dalam ini?

Pria yang akan genap berusia 66 tahun Januari mendatang ini mengaku tidak memiliki resep khusus untuk mendapatkan penampilan awet muda. Namun dirasa olehnya sendiri secara tidak sengaja, yang paling berperan penting dalam mendukung performa kesehatan tetap tampil prima hingga seperti saat ini adalah pengaturan pola makan yang sehat.

“Entah darimana, kita ini mengadopsi pola makan 3 kali dalam sehari. Padahal, dengan pola makan 3 kali sehari tersebut justru manusia akan mengalami kelebihan persediaan asupan. Yang mana hal tersebut dapat mendatangkan efek samping. Kelebihan zat karbohidrat yang ada berakibat pemicuan hormon sehingga terjadi penuaan dini” ujar suami dari Julianti Gunadi ini.

Berawal dari irama rutinitas kesibukan yang beliau tekuni selama 36 tahun terakhir, yang sedikit banyak cukup menyita waktu beliau hingga mempengaruhi jadwal pola makannya. Namun hal tersebut tidak menjadi persoalan besar bagi pria yang memiliki hobby berenang, senam & jalan ini, karena ditangkasi oleh beliau dengan cara mengadopsi pola makan yang berkualitas ketimbang pola makan yang berkuantitas.

“Setelah berolahraga pagi, saya cukup minum madu & vitamin. Siangnya karena tidak merasa begitu lapar, saya teruskan bekerja hingga sore. Malam saya makan secukupnya.” imbuhnya.

Sebagai konsultan spesialis penyakit dalam di rumah sakit Medistra, Gatot Soebroto, Jakarta, beliau telah benar-benar konsekuen dalam mengimplementasi nasihat medisnya kepada para pasiennya ke dalam dirinya. Sistem puasa yang dijalaninya telah memberikan kontribusi kesehatan dalam kehidupannya.


Pria awet muda ini mengawali karirnya sebagai spesialis penyakit dalam setelah menyelesaikan studi spesialisasi penyakit dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1975.

Kiprahnya terus menanjak hingga mencapai puncaknya dengan resminya beliau diangkat menjadi Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUAJ pada tahun 2000 & hingga saat ini bertugas sebagai Guru Besar Bagian Penyakit Dalam FKUAJ.

Selain itu Ayah dari dr. Pauline Suwandhi dan dr. Eugene Suwandhi ini juga mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Penelitian Virus Hepatitis Laboratorium Bio Medis FKUAJ.

Beberapa dari karya ilmiah yang disusun oleh beliau telah menghantarkannya dalam kesuksesan mempertahankan tesis untuk gelar Doktor di Katolik Universitas Leuven, Belgia pada tahun 1996.

Pria humoris ini memiliki kesibukan di berbagai lembaga organisasi – organisasi kesehatan, seperti halnya Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI). Bahkan tak luput olehnya organisasi lintas benua seperti halnya, American Association Study of the Liver Disease dan  American College of Gastroenterology.

Sungguh banyak yang dapat diteladani dari beliau, sedikit banyak, dalam menjalani kiprahnya dalam dunia kesehatan, beliau menyimpan harapan di masa depan pada generasi mendatang untuk lebih rajin, lebih berfokus, lebih berani, dan tidak meninggalkan norma kejujuran dalam bersosial. [] (DA)
 

Prof. Dr. Suwandhi Widjaja, Sp. PD, Ph.D

Prof. Dr. Suwandhi Widjaja, Sp. PD, Ph.D
Tanggal Lahir:
25 Januari 1943
Istri :
Julianti Gunadi
Anak:
Dr. Pauline Suwandhi
Dr. Eugene Suwandhi

RIWAYAT PENDIDIKAN

Lulus dokter:
1968
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Lulus Spesialis Penyakit Dalam:
1975
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

RIWAYAT PEKERJAAN

Sekarang bertugas sebagai
Guru Besar dibagian I. Penyakit Dalam
dan
Kepala Penelitian Virus Hepatitis Laboratorium Bio Medis
FKUAJ.

Consultant Penyakit Dalam
RS Medistra Jakarta

Ketua Komite Medik
RS Medistra Jakarta

Sebagai mitra bestari (peer reviewer) Majalah Kedokteran Indonesia (MKI), sejak  tahun 2000

RIWAYAT ORGANISASI & PROFESI

Aktif dalam berbagai perhimpunan nasional seperti;
PAPDI
PPHI
PERNEFRI
maupun
internasional
seperti
the American Association Study of the Liver Disease
dan
American College of Gastroenterology.

PRESTASI ILMIAH

Diangkat sebagai
Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam
FKUAJ
pada th 2000.

Mempertahankan tesis
untuk gelar Doktor
di Katolik Universitas Leuven Belgia
pada tahun 1996.
 

0 Komentar

Belum ada komentar