Sukses

Drg. Endang Winiati Bachtiar MBiomed, Ph.D

Saat ini Endang mengajar dan membimbing penelitian di FKGUI pada strata 1 sampai strata 3 dan pendidikan dokter gigi spesialis dalam lingkup Oral Biologi yang mencakup Dasar-dasar pemahaman mekanisme terjadinya kelainan dalam mulut pada tingkat seluler-mo

PENGAJARAN

Saat ini Endang mengajar dan membimbing penelitian di FKGUI pada strata 1 sampai strata 3 dan pendidikan dokter gigi spesialis dalam lingkup Oral Biologi yang mencakup Dasar-dasar pemahaman mekanisme terjadinya kelainan dalam mulut pada tingkat seluler-molekuler serta pemahanan bioteknologi dan rekayasa genetik dalam pengembangan obat, vaksin maupun material kedokteran gigi.

PENELITIAN

No Judul Penelitian Tahun Sumber dana
1 Evaluasi orogranulocyte migratory rate (OMR) pada pasien Stomatitis Aphtousa Recurrent 1989 Dana SPP/DPP UI
2 Deteksi kekebalan seluler melalui perhitungan subpopulasi limfosit pada pasien Stomatitis Aphtousa Recurrent 1997 Fundamental reaserch grant
DIKTI DepDikNas
3 Analisis HLA klas I pada pasien Stomatitis Aphtousa Recurrent 1998 Dewan Riset Nasional RI-Lembaga Biomolekular Eijkman
4 Study of autolougous lymphocytotoxicity in recurrent apthous ulcer using tissue culture 1998 NISHIKA grant JAPAN
5 Deteksi antinuklear antibodi (ANA) pada penderita Stomatitis Aphtousa Recurrent 1998 Dana SPP/DPP UI
6 Analisis peran T cell Receptor (TCR) pada sitotoksisitas autolog epitel mulut penderita Stomatitis Aphtousa Recurrent 1999
2000
Dewan Riset Nasional RI- Lembaga Biomolekular Eijkman –
7 Increase Immunogenicity of STM1 harbouring foreign antigen 2002 The William Buckland Fondation AUSTRALIA
8 Evaluation of STM1 as DNA vaccine carrier 2003 The Australia Research Council. AUSTRALIA
9 Prospek Immunoglobulin Y kuning telur untuk imunoterapi pasif pencegah karies 2006 Riset Unggulan Universitas Indonesia
10 Produksi Immunoglobulin Y anti Com S. mutans pencegah karies melalui rekayasa DNA 2007 Program Insentif Terapan, Kemetrian Riset dan Teknologi RI
11 Prospek penggunaan Coral goniophora sp skala nano pada regenerasi tulang rahang 2007 Riset Unggulan Universitas Indonesia
12 Inaktifasi gen waaf dan cdt A. Acetemcommitans dan pengaruhnya terhadap ekpresi RANKL dan IL-8 oleh osteoblast 2007 DEPKES RI-Lembaga Eijkman
13 Analisis peran molekul HterT pada patogenesis Oral Skuamous sel Karsinoma 2007 DEPKES RI-Lembaga Eijkman
14 Alkaline phosphatase activity in chitosan-treated dental pulp stem cells 2007 Sebagian didanai RUUI
15 Efek suplementasi Chitosan-based nanokomposit dan IgY anti karies pd susu yg diberikan pd tikus malnutrisi 2008 Riset Multidisiplin UI
16 Prospek pemberian chitosan dari limbah kulit udang pd osteogenesis stem sel ligamen periodontal 2008 Riset Unggulan UI
17 Prospek pemanfaatan stem sel pulpa gigi dalam pembentukan dentin regeneratif dgn menggunakan teknologi transfeksi gen 2008 Riset Unggulan UI



Bentuk Tindak Lanjut

Sejak tahun 1997 hasil-hasil penelitian telah dipublikasi dan dipresentasikan baik di tingkat nasional dan international (lihat www.ncbi.nih.nlm.gov) selain itu saat ini sedang mengajukan 2 PATEN untuk peneltian: ‘Coral goniophora sp sebagai scaffold regenerasi tulang rahang’ dan ‘Plasmid cDNA-ComD sebagai vaksin DNA anti karies’



PENGHARGAAN/GRANTS

 

No. Penghargaan/Grant Tahun Instansi /negara
1 SUPERSEMAR Award 1995 Indonesia
2 FUNDAMENTAL RESEARCH grant (DIKTI) 1997 Indonesia
3 Peneliti terbaik ke-IV Dies Natalis UI 1998 UI / Indonesia
4 Penghargaan untuk penulis di Jurnal ilmiah International 1998 URGE -DIKNAS/Indonesia
5 Penghargaan untuk penulis di Jurnal ilmiah International 1997 Menristek/Indonesia
6 RISBIN IPTEKDOK grant 1998 Menristek/Indonesia
7 QUE PROJECT for staff development grant 2000-2004 DIKNAS/Indonesia
8 Riset Unggulan UI 2006 UI/Indonesia
9 William Buckland Foundation grant 2003 Australia
10 Program Riset Insentif Terapan (RISTEK) 2007 Menristek/Indonesia
11 Riset Unggulan UI 2007

UI/Indonesia

12 In The 4th National Scientific Meeting in Dentistry 2006 UNAIR/Indonesia
13 RISBIN IPTEKDOK 2007 (peneliti 2) 2007 DEPKES/Indonesia.
14 RISBIN IPTEKDOK 2007 (peneliti 3) 2007 DEPKES/Indonesia.
15 RISET MULTIDISIPLIN UI 2008 Universitas Indonesia
16 2 Riset unggulan UI sebagai peneliti ke 2 dan ke 4 2008 Universitas Indonesia

Mungkin tidak banyak orang yang mengira bahwa di balik tubuhnya yang mungil, drg. Endang Winiati Bachtiar, Mbiomed, Ph.D memiliki semangat dan energi yang besar. Awalnya Staf Pengajar di Departemen Biologi Oral FKG UI ini tidak bercita-cita ingin jadi dokter gigi, melainkan ingin menjadi arsitek. Namun pada saat sang ibu mengalami kecelakaan yang parah dengan trauma di bagian rahang yang berat, beliau membulatkan tekad untuk menjadi seorang dokter gigi.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia pada tahun 1989,ibu dari Maulana dan Ilham melamar menjadi staf pengajar di FKG UI dan ditempatkan di bagian Patologi Klinik. Merasa ingin mengembangkan karier, istri dari drg. Boy Bachtiar Ph.D yang juga Staf Pengajar Departemen Biologi Oral ini mendapat dukungan penuh dari sang suami dan mengikuti Program Magister di bagian Biomedik FK UI pada tahun 1993 dan mendalami ilmu Immunologi.  Mulai dari situlah wawasan beliau mulai terbuka, dan mendapatkan grant penelitian untuk mendukung tesisnya. Hasil dari penelitian tersebut dipublikasikan dan kembali mendapat grant. Setelah itu kerja kerasnya membuahkan hasil, terbukti dari competitive grant yang hampir setiap tahun berhasil diraihnya. Sejak tahun 1997, penelitian-penelitiannya  telah  dipublikasikan dan dipresentasikan baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu dari grant tersebut bahkan mengantarkannya ke Jepang untuk mempelajari teknik kultur jaringan.

“Sedikit bicara, banyak bekerja”, kurang lebih itulah prinsip yang dianut Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat FKG UI ini.  Saat Que Project berhasil diraih FKG UI pada tahun 2000, drg. Endang beserta sang suami  mengajukan proposal untuk mendapat beasiswa program doktoral di Royal Melbourne Insitute of Technology di Australia dan mempelajari Bioteknologi. Sepulangnya dari Australia dan meraih gelar Ph.D, drg Endang semakin giat untuk mengembangkan FKG UI di bidang biomolekuler dengan terus melakukan penelitian dan mendukung visi Universitas Indonesia menjadi universitas berbasis riset. “Saya bercita-cita bahwa seluruh staf pengajar FKG UI, terutama yang telah meraih gelar doktor, dapat lebih giat mengembangkan ilmu di bagian masing-masing dengan melakukan penelitian dan mendapatkan grant”, ujarnya.

Begitu besarnya dedikasi beliau sebagai peneliti, sebagian besar waktunya dicurahkan di Laboratorium Biologi Oral FKG UI dan memilih untuk tidak berpraktek sebagai dokter gigi. Kegiatannya kini difokuskan pada mengajar dan membimbing penelitian di FKGUI dari jenjang S1 sampai S3 serta pendidikan dokter gigi spesialis dalam lingkup Biologi Oral. Beliau juga bekerja sama dengan Direktorat Riset Pengabdian Masyarakat UI, menyusun program kerja untuk bidang unggulan penelitian tentang genome dan nanoteknologi di UI bersama-sama dengan berbagai fakultas yang termasuk dalam rumpun ilmu kesehatan dan sains. Tidak hanya di dalam lingkungan UI, dokter gigi kelahiran Bogor 4 Oktober 1960 ini juga tengah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun networking. Di antaranya dengan Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) dalam meneliti material untuk rekayasa jaringan oromaxillofacial , dan juga menemukan antibakteri terutama dari bahan-bahan yang didapat dari dalam negeri. Selain itu, beliau juga bekerja sama dengan IPB untuk mengembangkan pencegahan karies melalui pendekatan immunologi dalam bentuk vaksin. Penelitian tersebut sedang diajukan untuk mendapatkan paten, demikian juga penelitian: ‘Coral goniophora sp. sebagai scaffold  regenerasi tulang rahang’.

“Besar harapan saya bahwa bagian Biologi Oral dapat lebih banyak diminati tidak saja oleh dokter gigi muda tapi juga peneliti dari disiplin ilmu lain,” ucapnya. Dengan demikian dapat terus muncul generasi baru yang meneruskan perjuangan untuk mengembangkan keilmuan di bidang molekuler bioteknologi, dengan melakukan penelitian yang hasilnya dapat menunjang pengobatan masyarakat luas.

Drg. Endang Winiati Bachtiar MBiomed, Ph.D

Drg. Endang Winiati Bachtiar MBiomed, Ph.D
Departemen Biologi Oral
endang04@ui.edu

Pendidikan:

  • 1972 SD Pabuaran II
  • 1976 SMP Regina Pacis
  • 1979 SMA Regina Pacis
  • 1984 Kedokteran Gigi UI, Jakarta
  • 1996 Magister Biomedik (Imunologi), FKUI-Pascasarjana UI
  • 2005 Doctor of Philosophy (Biotechnology), Royal Melbourne Institute of Technology, AUSTRALIA

Pengalaman antara lain:

  • 1985-now : Dosen Departemen Biologi Oral FKGUI
  • 2005-now : Wk. ketua Implantology Research Center FKGUI
  • 2006-2008 : Manajer Sumber Daya Manusia FKGUI
  • 2008- : Manajer Riset & Pengabdian Masyarakat FKGUI
  • 2006-now : Editorial Board, APAD (Asia Pacific Academy of Dentistry) Online Journal
  • 1997-now : Peneliti interdisiplin (FKG,BATAN, IPB) yang didukung oleh beberapa competitive grant
  • Anggota : International Assocciation of Dental Research, Australia Sociaty for Microbiology, Persatuan Biologi Oral Indonesia

 

0 Komentar

Belum ada komentar