Sukses

Bisakah Cegah Kanker dengan Vitamin C dan E?

Meski penyakit mematikan, WHO menyebutkan 30-50% kanker dapat dicegah. Apakah cara mencegah kanker bisa dilakukan dengan konsumsi vitamin C dan E?

Berbagai cara mencegah kanker dilakukan demi menghindarkan diri dari penyakit mematikan itu. Salah satu yang paling sering dilakukan adalah menjaga pola makan dengan asupan tertentu, seperti suplemen vitamin C dan vitamin E.

Apakah keduanya bisa disebut vitamin pencegah kanker? Yuk, simak dulu ulasannya di bawah ini. (Baca selengkapnya di sini)

 

1 dari 3 halaman

Bisakah Cegah Kanker dengan Vitamin C dan E?

Seperti Anda tahu, kanker terjadi ketika ada pertumbuhan sel-sel abnormal di dalam tubuh dengan cepat melampaui batas normal. Sel tidak normal ini kemudian menyebar ke bagian tubuh lain, yang biasanya masih berdekatan lokasinya.

Untuk mencegah terbentuknya sel-sel abnormal, mengonsumsi suplemen vitamin C dan E kerap dilakukan beberapa orang. Alasannya, manfaat vitamin C dan E memang sudah  terbukti menjaga daya tahan tubuh.

Artikel lainnya: Rutin Olahraga Bisa Cegah 5 Jenis Kanker Ini

Sistem imun tubuh memang turut berperan dalam melawan berbagai ancaman kesehatan, termasuk kanker atau keganasan lainnya.

Akan tetapi, mengonsumsi pil atau suplemen vitamin C dan E ternyata tidak memengaruhi risiko seseorang mengidap kanker. Demikian hasil riset yang pernah dilakukan. Penelitian ini melibatkan sekitar 15.000 pria di Amerika Serikat. (Baca selengkapnya di sini)

Studi tersebut melacak risiko penyakit ini pada 14.641 dokter pria AS yang menggunakan vitamin E 400 IU setiap hari atau plasebo (obat kosong), atau 500 miligram vitamin E setiap hari atau plasebo.

Dari hasil yang diperoleh, peneliti tidak menemukan bukti yang mendukung kedua vitamin berkontribusi dalam pencegahan kanker. Ada sebanyak 1.929 kasus kanker ditemukan di antara para partisipan, termasuk 1.013 kanker prostat.

Artikel lainnya: Bisakah Kondom Mencegah Kanker Serviks?

Secara keseluruhan, 490 pria yang mengonsumsi vitamin E terserang kanker prostat. Sementara pada kelompok plasebo, kasus kanker dialami 523 pria.

Hasil serupa juga terlihat pada pengguna vitamin C. Secara keseluruhan, risiko kanker tak memperlihatkan perbedaan mencolok antara kedua kelompok itu.

Meskipun demikian, konsumsi vitamin C dan E pada dasarnya tidak menimbulkan bahaya. Manfaat vitamin E dan C tetap bisa dirasakan untuk menguatkan imun tubuh Anda.

2 dari 3 halaman

Cara Mencegah Kanker

Salah satu anjuran Badan Kesehatan Dunia atau WHO terkait pencegahan penyakit mematikan ini adalah dengan memperhatikan pola makan. Pola makan yang sehat dan bergizi seimbang umumnya menjaga tubuh agar tetap dalam berat badan ideal.

Artikel lainnya: Efektifkah Sunblock Mencegah Risiko Kanker Kulit?

Meskipun tidak secara langsung mencegah, kegemukan dan obesitas adalah salah satu faktor risiko beberapa jenis kanker.

Lebih lanjut, jangan lupa perhatikan konsumsi buah dan sayuran dalam pola makan Anda. Kebiasaan mengonsumsi sayuran dan buah dapat menjadi faktor perlindungan dari berbagai jenis kanker. Sayuran dan buah kaya akan antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari efek radikal bebas.

Pada umumnya, para ahli menyarankan konsumsi lima porsi sayur dan buah setiap hari. Anda dapat memenuhi ini, misalnya, dengan konsumsi 1 porsi sayur setiap kali makan (tiga kali sehari) dan konsumsi 1 porsi buah untuk snacking diantara jam makan (dua kali sehari).

Imbangi kebiasaan makan sehat Anda dengan berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit setiap hari, menghindari stres, dan juga tidak merokok. Satu hal lagi, jangan lupa lakukan deteksi dini kanker ke fasilitas kesehatan apabila Anda termasuk kelompok berisiko.

Antara lain, punya riwayat kanker dalam keluarga, kelebihan berat badan, punya kebiasaan merokok, dan juga usia (di atas 50 tahun).

Pada dasarnya, konsumsi vitamin C dan vitamin E bukanlah cara mencegah kanker. Lebih baik, banyak makan sayuran dan buah yang kaya kedua nutrisi tersebut agar terhindar dari obesitas. Variasikan buah dan sayur Anda agar makin lengkap jenis vitamin dan mineral diserap tubuh.

Dapatkan informasi lainnya seputar pencegahan penyakit lainnya dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar