Sukses

Obat Anti Radang Efektifkah Atasi Kanker Usus Besar?

Obat anti radang dikatakan bisa menyembuhkan penyakit kanker usus besar. Namun, apa hal tersebut benar? Simak penjelasannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Kanker merupakan salah satu dari banyak penyakit yang paling mematikan di dunia. Apapun jenis, semua berisiko menyebabkan kematian termasuk kanker usus besar. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa obat anti radang efektif dalam mengatasi  kanker ini. Namun, benarkah hal ini? 

Menurut dr. Seruni Mentari Putri dari KlikDokter, obat anti radang memang bisa membantu mencegah kekambuhan dan meningkatkan efektivitas pengobatan kanker usus besar. Namun, ketika obat anti radang dikatakan efektif untuk mengatasi kanker usus besar, pernyataan tersebut tidak benar. 

“Kanker usus besar yang jumlah peradangannya lebih banyak ketimbang sel kankernya memang bisa diringankan dengan obat anti-radang. Peradangan ini biasanya disebut juga dengan Ekspresi COX-2. 

Jika dalam kanker usus besar pasien ditemukan senyawa tersebut, maka obat anti- radang memang bisa membantu mencegah kekambuhan. Jika senyawa tersebut tidak ditemukan, maka pemberian obat anti radang tidak akan efektif,” ujar dr. Seruni Mentari.

Artikel Lainnya: Kenali Komplikasi Kanker Usus

Karena itu, pengidap kanker usus besar harus diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui ada tidaknya COX-2 dalam usus. Bila ditemukan COX-2, pemberian obat anti-radang bisa diberikan sebagai pencegahan sekunder pada penderita kanker usus besar. 

Pemberian obat ini juga bisa berguna untuk meningkatkan efektivitas pengobatan kanker dan mencegah kekambuhan pada pasien, bukan mengobati kanker usus. 

Sekilas Tentang Kanker Usus Besar 

Kanker usus besar atau kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemui, khususnya pada orang berusia 50 tahun ke atas. Hingga saat ini, penyebab kanker usus besar belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa kondisi yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker seperti berikut ini.

  • Sering mengonsumsi daging berlemak. 
  • Jarang mengonsumsi makanan berserat. 
  • Memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol.  
  • Obesitas. 
  • Merokok. 
  • Jarang berolahraga. 
  • Punya polip di usus besar. 

Artikel lainnya: Mengapa Kanker Usus Bisa Sebabkan Badan Kurus?

Dijelaskan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, pada kanker usus besar, tumor berkembang dari sel di saluran pencernaan yang terus tumbuh dan menimbulkan benjolan. Benjolan ini akan berkembang semakin besar dan menjadi tidak terkendali. 

Jika hal ini sampai terjadi, maka benjolan akan menyebabkan sejumlah gejala seperti perubahan pola BAB, sakit perut yang hilang timbul, perut sering terasa kembung, mual dan muntah, sering merasa lelah, serta mengalami penurunan berat badan secara drastis. 

1 dari 2 halaman

Cara Efektif Mengatasi Kanker Usus Besar?

Menurut dr. Seruni Mentari, pengobatan kanker usus besar sendiri sebenarnya tergantung pada stadium kanker. Namun, secara umum pengobatan yang dilakukan meliputi operasi, kemoterapi, dan radioterapi. 

“Operasi akan dilakukan untuk mengangkat jaringan kanker. Tidak jarang, setelah operasi penderita harus dipasangkan kolostomi. Kolostomi adalah sebuah lubang dari usus besar ke luar tubuh untuk membuang feses,” jelas dr. Seruni. 

Bila kanker usus besar sudah berada dalam stadium lanjut, pengobatan dilakukan untuk mengecilkan ukuran tumor saja. Namun, hal ini tidak bisa menghilangkan kanker secara total. Usaha mengecilkan ukuran tumor dilakukan dengan radiasi dan kemoterapi.

Selain itu, Anda juga diminta untuk banyak mengonsumsi makanan kaya serat demi menurunkan risiko kanker usus besar. Menurut dr. Seruni, orang yang sehari-harinya banyak mengonsumsi serat terbukti memiliki risiko kanker usus besar lebih rendah 20-30% dibanding orang yang tidak mengonsumsi serat. 

“Untuk mendapatkan manfaat dari serat, jangan lupa selalu menyertakan makanan berserat dalam menu Anda. Sebagai opsi, Anda bisa makan pagi dengan mengonsumsi roti gandum, atau oatmeal dan buah,” tambahnya. 

Kini Anda tidak salah paham lagi mengenai penggunaan obat anti-radang untuk kanker usus besar. Karena, penyakit ini memang baru bisa disembuhkan lewat tindakan operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

(FR/AYU)

1 Komentar