Sukses

Kenali Tanda Dehidrasi yang Menyebabkan Mulut Kering

Kondisi dehidrasi dapat membuat mulut Anda terasa kering. Yuk, kenali tanda-tanda Anda mengalami dehidrasi. Simak penjelasannya di sini.

Anda pernah merasakan mulut kering karena haus atau kurang minum? Siapa sangka, gejala ringan ini menjadi salah satu tanda awal dehidrasi. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kehilangan kadar air lebih banyak daripada jumlah air yang masuk ke tubuh.

Terlebih lagi jika Anda aktif secara fisik, seperti berolahraga, hingga mengeluarkan banyak keringat, kebutuhan cairan akan semakin meningkat. Jadi, apa saja sih bahayanya saat tubuh mengalami dehidrasi?

Waspadai Kondisi Dehidrasi

Tubuh manusia terdiri dari 60-80% cairan. Banyaknya kadar air di dalam tubuh tersebut bukannya tanpa tujuan. Cairan tersebut menjalankan banyak fungsi di dalam tubuh. Misalnya, membawa nutrisi ke seluruh organ tubuh, membuang sisa metabolisme, dan juga melindungi organ tubuh.

Ketika dehidrasi tidak segera ditangani, berbagai komplikasi dapat terjadi pada tubuh. Antara lain gangguan ginjal dan kandung kemih.

Dalam tahap lanjut, kekurangan cairan yang berulang dan berkelanjutan ini dapat menyebabkan munculnya batu ginjal, infeksi saluran kemih, bahkan sampai gagal ginjal. Selain itu, ada kemungkinan terjadinya kejang akibat ketidakseimbangan elektrolit.

Yang paling serius dan mengancam nyawa adalah penderita bisa mengalami syok hipovolemik. Ini adalah kondisi di mana jantung tidak cukup memompa darah ke seluruh tubuh karena volume darah yang kurang.

Artikel lainnya: Kapan Dehidrasi Perlu Diinfus?

1 dari 3 halaman

Tanda Dehidrasi pada Tubuh Manusia

Tidak mau kondisi itu menimpa Anda, bukan? Oleh karena itu, perhatikan tanda-tanda tubuh mengalami dehidrasi berikut ini:

  • Merasa haus
  • Mulut terasa kering
  • Frekuensi buang air kecil berkurang
  • Urine berwarna kuning gelap
  • Kulit kering
  • Sulit BAB
  • Pusing
  • Kram otot
  • Mudah lelah

Artikel lainnya: Minuman Terbaik untuk Atasi Dehidrasi

Beberapa tanda di atas merupakan gejala ringan dan sedang ketika tubuh kekurangan cairan. Dengan mengetahuinya, Anda akan lebih waspada dan lebih banyak minum air untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Terkadang, dehidrasi bisa disebabkan karena alasan lain, seperti diare, muntah, demam, dan juga keringat berlebih. Jika tidak segera ditangani atau dibiarkan, bisa timbul tanda-tanda dehidrasi yang lebih berat, yaitu:

  • Urine berwarna sangat gelap atau bahkan tidak kencing sama sekali
  • Kulit sangat kering
  • Detak jantung cepat
  • Napas cepat
  • Mata cekung
  • Tekanan darah rendah
  • Merasa ngantuk atau kebingungan
  • Pingsan

Artikel lainnya: Dampak Dehidrasi yang Harus Anda Waspadai

2 dari 3 halaman

Tanda Tubuh Mendapatkan Asupan Air yang Cukup

Nah, bagaimana jika tubuh Anda telah mendapat asupan air yang cukup? Sebenarnya, cara paling mudah untuk mengecek apakah kebutuhan cairan Anda tercukupi adalah dengan melihat warna urine.

Jika warna urine menjadi bening atau kuning pucat, bisa dipastikan cairan Anda tercukupi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencukupi kebutuhan cairan per hari.

Minimal, konsumsilah 2 liter air atau sebanyak 8 gelas dalam satu hari agar fungsi normal tubuh tetap berjalan. Kecukupan air yang masuk juga berguna untuk mengganti cairan yang hilang secara normal dari tubuh.

Meskipun demikian, tidak semua orang memiliki kebutuhan cairan yang sama. Misalnya, pada penderita gangguan ginjal dan gagal jantung. Mereka harus membatasi asupan cairan sesuai dengan yang dianjurkan oleh dokter.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki masalah kesehatan di atas, pastikan untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan cairan dengan dokter yang menangani. Hal ini penting supaya kebutuhan tetap terpenuhi sekaligus mencegah terjadinya dehidrasi.

Itulah beberapa tanda dehidrasi yang harus Anda perhatikan. Jika muncul gejala tersebut, segeralah minum air putih dalam jumlah cukup. Masih punya pertanyaan seputar dehidrasi? Tanyakan saja via aplikasi KlikDokter.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar