Sukses

Inilah Mengapa Pengobatan TB Harus Dilakukan Hingga Tuntas

Tuberkulosis atau TB adalah penyakit berbahaya, yang masih dapat disembuhkan. Namun, penderita harus patuh minum obat tb hingga dinyatakan sembuh oleh dokter

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 memperkirakan setidaknya terdapat 840.000 kejadian tuberkulosis di Indonesia. Data tersebut juga mengatakan bahwa angak kematian akibat penyakit yang juga sering disebut TB atau TBC ini mencapai 100.000 jiwa.

Padahal, penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis ini bisa diobati hingga tuntas. Namun, karena pengobatan TB membutuhkan waktu minimal 6 bulan tanpa boleh terputus, banyak pasien yang lalai sehingga penyakit malah makin parah.

 

1 dari 3 halaman

Pengobatan Tuberkulosis Harus Dilakukan Hingga Tuntas

Bakteri penyebab penyakit TB merupakan kuman yang tangguh. Jika masuk ke tubuh, kuman ini bisa bersifat dorman atau menetap dan bersembunyi.

Jika pengobatan yang dilakukan pasien sampai terputus atau tidak sesuai jadwal, kuman tidak akan sepenuhnya mati. Organisme berbahaya tersebut malah akan beradaptasi, sehingga menjadi kebal terhadap antibiotik yang diberikan. Hal ini mempersulit pengobatan TB, karena membutuhkan antibiotik yang lebih kuat melalui suntikan.

Artikel Lainnya: Tulang Sering Nyeri, Tanda TBC Tulang?

Lebih lanjut, jika pasien masih lalai sehingga kuman makin kuat, tidak akan ada lagi antibiotik yang mampu memusnahkan organisme tersebut. Sampai hal ini terjadi, komplikasi dari penyakit TB dapat terjadi dan semakin parah tanpa bisa diobati.

Selain itu, alasan pengobatan TB harus tuntas juga karena penularan kuman ini cukup mudah. Anda bisa dengan mudahnya tertular penyakit TB melalui udara yang terkontaminasi.

Parahnya, jika yang hinggap di tubuh Anda adalah bakteri yang sudah resisten, pengobatan akan semakin sulit untuk dilakukan. Karena lagi-lagi, bakteri yang sebelumnya sudah resisten membutuhkan antibiotik yang lebih kuat untuk memberantasnya.

Artikel Lainnya: Kena Tuberkulosis, Ini yang Perlu Dilakukan

2 dari 3 halaman

Komplikasi Penyakit TB yang Wajib Diketahui

Paru-paru sebagai organ utama sistem pernapasan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Jika terinfeksi kuman TB, organ ini bisa rusak sehingga Anda akan kesulitan bernapas. Kondisi tersebut dapat menjadi semakin parah dan bersifat permanen apabila kuman penyebab TB tidak segera diberantas.

Tak hanya itu, bakteri penyebab TB juga sebenarnya bisa menyerang organ selain paru. Ya, bakteri tersebut bisa menyerang dan merusak kelenjar, kulit, tulang, otak dan usus. Jika terjadi komplikasi ini, risiko keselamatan pasien bisa menurun drastis.

Sungguh, tuberkulosis bukanlah penyakit yang bisa diremehkan. Bagi orang yang sudah terkena, pastikan untuk selalu mematuhi cara minum obat TBC yang benar agar tindakan penanganan berlangsung dengan optimal.

Bagi Anda yang masih sehat, tidak ada salahnya untuk selalu menerapkan gaya hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan TBC maupun penyakit berbahaya lainnya. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

Temukan, obati sampai sembuh (TOSS TBC) dapat Anda jadikan acuan untuk membantu membebaskan Indonesia dari jerat penyakit mematikan ini. Anda juga bisa bertanya mengenai tuberkulosis atau TB dengan ngobrol secara langsung pada dokter dari KlikDokter melalui Live Chat 24 jam.

(NB/ RH)

1 Komentar