Sukses

Cara Tepat Merawat Gigi dan Mulut Bayi

Sudahkah Anda melakukan perawatan gigi pada bayi dengan cara yang benar? Jangan asal-asalan, ini cara merawat mulut bayi yang paling tepat.

Perawatan gigi dan mulut adalah hal positif yang sangat baik untuk dimulai sejak dini. Tindakan tersebut bahkan direkomendasikan untuk dilakukan sejak bayi dilahirkan ke dunia.

Meski saat baru lahir masih belum memiliki gigi, perawatan gigi pada bayi tetap perlu dilakukan. Salah satu alasannya adalah karena bayi mengonsumsi ASI, yang mengandung gula alami.

Meski bersifat alami, gula tersebut bisa saja tertinggal di dalam mulut bayi dan mengundang kuman. Jika kondisi seperti ini terus berlanjut, gigi bayi yang masih di dalam gusi bisa berlubang ketika tumbuh nanti.

Jika gigi bayi rusak ketika tumbuh nanti, ia akan berisiko untuk mengalami kesulitan dalam mengunyah dan bicaranya menjadi kurang jelas.

Anda tentu tidak ingin si Kecil mengalami kondisi tersebut, bukan? Jika memang demikian, lakukanlah perawatan gigi bayi sejak dini. Berikut ini cara perawatan gigi bayi yang bisa Anda ikuti.

Artikel lainnya Bayi Terlambat Tumbuh Gigi, Apakah Harus Khawatir?

1 dari 3 halaman

Tips Merawat Mulut dan Gigi Bayi di Usia 0-6 bulan

Pada tahap ini biasanya akan tumbuh dua gigi bagian depan-bawah. Untuk merawatnya, berikut ini hal yang perlu dilakukan:

  • Ambil waslap atau kassa steril, lilitkan di jari telunjuk, dan celupkan ke air hangat
  • Usapkan pada gusi bayi setidaknya 2 kali sehari. Usap juga di bagian pipi dan lidah agar bersih dari sisa makanan atau ASI
  • Bersihkan gusi bayi setelah minum ASI, dan sebelum tidur. Hal ini dapat membantu membersihkan sisa-sisa ASI yang dapat menyebabkan gigi berlubang
  • Saat gigi pertama mulai tumbuh, Anda dapat memberikan si Kecil teether, melakukan pijat gusi, dan memberikan makanan atau mainan dingin (bukan beku).

Tips Merawat Mulut dan Gigi Bayi di Usia 7-12 Bulan

Pada tahap ini, si Kecil umumnya sudah memiliki empat gigi di bagian depan-atas dan depan-bawah. Pada saat ini, Journal of American Dental Association menyarankan Anda untuk mulai mengajak si Kecil periksa ke dokter gigi.

Untuk perawatan gigi di rumah, Anda bisa memulainya dengan menyikat gigi si Kecil dengan sikat gigi khusus anak-anak.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait pemilihan sikat gigi untuk anak:

  • Pilih sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut, gagang yang besar untuk menggenggam, dan ujung kepala sikat yang mengecil
  • Ganti sikat gigi anak setiap 3 bulan sekali, atau setelah si Kecil sembuh dari sakit
  • Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak atau berubah bentuk
  • Gunakan pasta gigi non fluoride atau rendah fluoride, karena anak belum bisa meludah

Artikel lainnya Makan Biskuit Bisa Stimulasi Pertumbuhan Gigi Bayi

Tips Merawat Mulut dan Gigi Bayi di Usia 13-24 bulan

Pada tahap ini akan tumbuh empat gigi taring atas dan bawah, serta empat gigi geraham pertama atas dan bawah.

Untuk meneruskan perawatan gigi di rumah, lakukan hal sebagai berikut:

  • Gunakan pasta gigi mengandung fluoride, dengan takaran sebesar biji beras untuk sekali sikat gigi
  • Sikat gigi dua kali sehari: pagi dan malam sebelum tidur
  • Kegiatan sikat gigi masih harus dibantu dan diawasi oleh orang tua, karena kemampuan motorik anak belum sempurna
  • Sebisa mungkin mulai alihkan penggunaan botol susu ke gelas
  • Jika si Kecil punya kebiasaan mengisap ibu jari, pastikan ia bisa menghentikannya sebelum genap berusia empat tahun
  • Jangan celupkan empeng ke dalam madu atau larutan manis lain

Artikel lainnya: Cara Menjaga Kesehatan Gigi Bayi

2 dari 3 halaman

Makanan yang Tepat untuk Pertumbuhan Gigi Bayi

Supaya perawatan mulut anak memberikan manfaat yang paling optimal, orang tua perlu memberikan makanan yang tepat untuk menunjang kesehatan gigi anak. Makanan yang dimaksud, misalnya:

  • Buah dan sayur seperti pir, melon, apel, dan lainnya paling baik untuk dijadikan camilan. Karena, jenis makanan ini mengandung lebih banyak air dan serat.
  • Keju, dapat menstimulasi air ludah yang berguna untuk membilas gigi dari sisa makanan yang menempel.
  • Berikan anak makanan yang mengandung tinggi kalsium seperti, susu, brokoli dan yoghurt.
  • Pastikan anak minum air putih setelah selesai minum jus, soda, ataupun susu
  • Sebisa mungkin jangan berikan susu botol, susu formula, jus atau soda sebagai pengantar tidur anak.
  • Upayakan untuk memilih makanan yang tidak mengandung pemanis, agar kesehatan mulut dan gigi anak senantiasa terjaga.

Sekarang Anda sudah tahu cara merawat mulut bayi, bukan? Pastikan untuk melakukan yang terbaik, agar kesehatan gigi dan mulut si Kecil terus terjaga hingga dewasa. Jika Anda menemukan kendala saat melakukan perawatan gigi pada bayi, jangan ragu untuk bertanya pada tim dokter dari KlikDokter melalui Live Chat.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar