Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Gerhana Matahari Cincin Berbahaya bagi Ibu Hamil

Benarkah Gerhana Matahari Cincin Berbahaya bagi Ibu Hamil

Banyak mitos yang beredar seputar gerhana matahari cincin dan kehamilan. Apakah benar ibu hamil dilarang melihat langsung fenomena alam itu?

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit bumi. Pada gerhana matahari cincin, bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh matahari.

Dari bumi, matahari pun tampak seperti cincin yang bercahaya di sekeliling bulan. Meski termasuk fenomena langka, banyak mitos berkembang seputar peristiwa alam ini. Salah satunya, terkait bahaya gerhana matahari cincin bagi ibu hamil. Yuk, cari tahu di sini.

Mitos Gerhana Matahari bagi Ibu Hamil

Seperti sempat disinggung, di Indonesia, ada banyak mitos seputar gerhana matahari dan kehamilan. Menurut kepercayaan nenek moyang, ibu hamil dilarang untuk keluar rumah saat gerhana matahari terjadi. Apabila dilanggar, bayi yang lahir akan mengalami gangguan.

Artikel lainnya: Gairah Seks Wanita Lebih Tinggi Saat Hamil, Mitos atau Fakta?

Selain ‘pantangan’ tersebut, ada beberapa mitos ibu hamil dan gerhana matahari yang kerap Anda dengar, yaitu:

  • Gerhana matahari dapat membuat kelainan bibir sumbing pada janin di kandungan. Ini dipercaya karena ketika gerhana berlangsung, terjadi gigitan di wajah bulan. Bibir bayi yang dilahirkan akan digigit sehingga menjadi sumbing.
  • Menyentuh perut saat gerhana berlangsung dapat menyebabkan munculnya tanda lahir yang besar pada bayi.
  • Bumil tidak boleh makan dan minum selama gerhana berlangsung karena dapat menyebabkan gangguan pada janin.
  • Harus menutup jendela dan pintu rumah selama gerhana berlangsung. Dikhawatirkan, sinar gerhana yang masuk akan mengganggu janin.
  • Anjuran mandi bagi ibu hamil setelah gerhana matahari berlangsung agar terhindar dari arwah jahat.

Meski banyak yang tidak masuk akal, nyatanya masih banyak ibu hamil yang meyakini hal-hal di atas. Lantas, bagaimana sih kebenaran bahaya gerhana matahari bagi ibu hamil tersebut?

Artikel lainnya: Kalsium di Gigi Ibu Hamil Dapat Menghilang, Mitos atau Fakta?

1 dari 2 halaman

Benarkah Gerhana Matahari Cincin Berbahaya bagi Ibu Hamil?

Faktanya, dalam dunia medis tidak ditemukan bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa bayi yang lahir saat gerhana matahari mengalami kelainan perkembangan. Seperti bibir sumbing dan adanya tanda lahir besar di tubuh.

Penyebab bibir sumbing secara medis adalah kelainan genetik yang terjadi sejak masa pertumbuhan janin, bukan karena terpapar sinar gerhana matahari cincin. Sentuhan di perut bumil saat gerhana matahari berlangsung juga tidak berdampak pada munculnya tanda lahir pada bayi.

Sedangkan bila dilihat dari sisi medis, tanda lahir disebabkan oleh pembuluh darah yang tidak normal atau adanya kelainan pigmen berwarna pada kulit. Sementara itu, wanita hamil tidak boleh makan dan minum saat gerhana matahari juga tidak benar. Faktanya, ibu hamil membutuhkan asupan cairan yang cukup.

Artikel lainnya: Benarkah Durian Bisa Menyebabkan Keguguran?

Apabila dilarang untuk makan dan minum saat gerhana matahari, besar kemungkinan akan terjadi dehidrasi dan kurangnya asupan nutrisi bagi janin. Justru berbahaya, bukan?

Begitu juga dengan anjuran mandi setelah gerhana matahari berlangsung tidak dapat ditemukan bukti ilmiah yang mendukung pernyataan tersebut.

Boleh-boleh saja ibu hamil melihat gerhana matahari cincin. Meskipun demikian, tetap ada pantangan bagi bumil saat fenomena alam ini terjadi. Saat gerhana matahari cincin terjadi, ibu hamil tidak boleh menatap langsung ke arah matahari tanpa pelindung mata.

Kalau dilanggar, hal ini berisiko menyebabkan gangguan retinopati surya. Kondisi ini terjadi saat paparan sinar ultraviolet (UV) yang masuk ke dalam retina terlalu banyak sehingga merusak mata.

Sinar UV dapat menghasilkan radikal bebas, serta menyebabkan sel batang dan sel kerucut menjadi rusak.

Apabila ingin melihat proses gerhana matahari cincin, gunakan kacamata khusus untuk melihat gerhana matahari. Jika Anda menggunakan teleskop atau teropong, pasang juga filter khusus pada lensa.

Ada banyak mitos seputar bahaya gerhana matahari cincin bagi ibu hamil. Makanya, Anda harus cermat. Lebih baik, cari tahu kebenarannya kepada dokter sebelum mematuhi ‘pantangan’ yang beredar di masyarakat. Salah satunya melalui fitur tanya dokter di aplikasi KlikDokter.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar