Pencernaan

Mitos & Fakta Tentang Wasir

dr. Jessica Florencia, Sp.PK, 08 Jun 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Jika didiamkan wasir atau ambeien merupakan penyakit yang serius. Wasir tidak bisa disepelekan dan tidak bisa didiamkan. Mitos dan fakta yang berkembang adalah wasir tidak perlu disembuhkan, didiamkan maka akan sembuh sendirinya.

Mitos & Fakta Tentang Wasir

Wasir adalah penyakit dengan pembuluh darah  di sekitar anus teriritasi dan meradang. Penyebab ambeien atau wasir ada berbagai macam. Sembelit, diare, terlalu banyak duduk, serta kehamilan adalah beberapa di antara penyebab umum munculnya wasir. Keluhan dari para penderitanya adalah tidak nyaman ketika duduk dan nyeri ketika mengejan saat BAB.

Wasir merupakan penyakit umum yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Meski begitu, banyak yang masih tidak mengerti tentang penyakit ini. Terlalu banyak mitos yang dipercayai oleh masyarakat tanpa mengecek kebenarannya.

1. Mitos: Wasir Menyebabkan Kanker

Hal ini tidak sepenuhnya benar. Wasir disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus sementara kanker disebabkan oleh perubahan dan sel menjadi tidak normal. Karena penyebabnya berbeda, pengobatannya pun berbeda. Namun, harap dicatat, meskipun wasir bukan penyakit yang mengancam nyawa, bila tidak segera diobati akan menjadi fatal.

Artikel Lainnya: Manfaat Bawang Putih Bisa Atasi Wasir, Mitos atau Fakta?

1 dari 2

2. Mitos: Makanan Pedas Menyebabkan Wasir

Mitos ini sama sekali tidak benar. Meskipun mengonsumsi makanan pedas menyebabkan sakit perut dan diare tapi tidak menjadi penyebab langsung wasir. Namun, jika makanan pedas menyebabkan diare terus-menerus dalam waktu lama, maka perlu diingat bahwa diare kronik dapat menjadi faktor pemicu timbulnya wasir.

3. Mitos: Wasir adalah Penyakit Kambuhan

Banyak orang percaya kalau sulit mengusir penyakit wasir. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Seringkali, wasir yang belum terlalu parah bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat dan pola hidup sehat. Namun, wasir yang telah cukup parah dapat bersifat kambuhan dan cukup mengganggu kualitas hidup.

4. Mitos: Hanya Lansia Memiliki Wasir

Memang benar kalau semakin tua, semakin besar risiko terkena wasir. Tapi wasir adalah penyakit umum yang bisa dialami oleh segala usia. Alasan mengapa lansia berisiko mengalami wasir karena melemahnya fungsi organ tubuh karena bertambahnya usia, selain juga kebiasaan buruk dalam pola makan dan buang air besar yang telah berlangsung lama.

Artikel Lainnya: Bisakah Wanita dengan Ambeien Melahirkan Secara Normal?

2 dari 2

5. Mitos: Duduk di Lantai yang Dingin Dapat Terkena Wasir

Tidak ada hubungan antara duduk di permukaan dingin dengan penyakit wasir. Namun, duduk atau jongkok terlalu lama saat buang air besar dapat memicu timbulnya wasir karena ada tekanan pada daerah anus yang mengakibatkan pembengkakan pembuluh darah  dan memicu timbulnya wasir.

6. Mitos: Mengonsumsi Makanan Berserat Bisa Mencegah Wasir

Penderita wasir dianjurkan untuk banyak mengonsumsi makanan berserat supaya mudah untuk BAB. Selain itu ,untuk mencegah wasir, adalah penting untuk mengubah kebiasaan duduk terlalu lama dan mengejan ketika BAB.  Minum air minimal 8 gelas per hari juga dapat membantu mencegah wasir.

7. Mitos: Herbal Belum Dapat Menyembuhkan Wasir

Penelitian menyeluruh masih perlu terus dilakukan untuk mengetahui khasiat obat-obatan herbal terhadap suatu penyakit. Namun efektivitas tertentu dalam obat-obatan herbal tidak boleh disepelekan. Bahan aktif dalam herbal berikut ini telah diteliti dapat memberikan efek anti-peradangan, anti-nyeri dan mengurangi pembengkakan:

  • Temulawak (curcuma rhizoma)
  • Daun Wungu (Graptophyllum)
  • Daun Andong (Cordylinae)
  • Daun ekor kuda (Equiseti herba), dan lainnya.

Karena efek-efek tersebutlah, obat-obat herbal ini diharapkan dapat membantu gejala-gejala wasir yang mengganggu.

Dari artikel di atas anda sekarang dapat membedakan mitos atau fakta mengenai wasir atau ambeien, jika anda memiliki pertanyaan seputar penyakit ini, anda bisa konsultasi langsung di Aplikasi Klikdokter.

Mitos
BAB Berdarah