HomeInfo SehatKulitPenyebab Wajah Bruntusan, Wajib Tahu!
Kulit

Penyebab Wajah Bruntusan, Wajib Tahu!

Dimas Laksono, 02 Sep 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Wajah bruntusan bikin tidak PD! Ketahui berbagai penyebab bruntusan di wajah agar bisa kamu hindari.

Penyebab Wajah Bruntusan, Wajib Tahu!

Punya kulit wajah yang gampang bruntusan memang menyebalkan. Salah pakai skincare atau makeup saja, bisa-bisa jidat, pipi, atau area wajah lainnya dipenuhi jerawat kecil-kecil.

Bruntusan atau breakout biasanya muncul di area kulit yang paling berminyak. Tak heran kalau bruntusan sering timbul di wajah, dada, bahkan punggung atas dan bahu. Pori-pori terisi sel kulit mati, minyak, dan bakteri, sehingga menimbulkan jerawat.

Ada beberapa penyebab bruntusan yang mesti kamu ketahui bila tidak ingin sering mengalaminya. Yuk, ketahui apa penyebab bruntusan di jidat dan area wajah lainnya berikut ini:

Artikel Lainnya: Manfaat Minyak Biji Anggur untuk Kulit Lembut dan Bebas Jerawat

1. Sering Menggunakan Masker 

Beberapa kondisi membuat kita harus pakai masker lebih sering dalam waktu lama, misalnya bepergian naik transportasi umum dan pandemi COVID-19

Sayangnya, sering menggunakan masker bisa menyebabkan kulit wajah berkeringat dan lembap hingga memicu tumbuhnya bakteri. Kondisi ini menyebabkan kulit pada wajah menjadi bruntusan atau mudah berjerawat. 

Agar kamu tidak bruntusan karena pakai masker, cuci masker kain yang kamu gunakan dan siapkan masker cadangan. Ganti masker medis secara berkala setidaknya tiap empat jam sekali atau ketika sudah basah.

Setelah seharian menggunakan masker, kamu juga harus teliti dan total membersihkan wajah. Penggunaan face mist juga bisa dicoba agar wajah kembali segar.

2. Stres 

Stres bisa menjadi penyebab bruntusan di kulit wajah. Saat kamu stres, tubuh akan memproduksi hormon stres seperti kortisol. 

Saat hormon kortisol muncul, maka kelenjar minyak di wajah akan berproduksi berlebihan. Akibatnya pori-pori menjadi tersumbat yang akhirnya menimbulkan komedo dan bruntusan.

Artikel Lainnya: Hilangkan Komedo dengan Bahan Alami Ini

3. Kurang Tidur

Kurang istirahat bisa berujung stres. Nah, stres ini dapat meningkatkan produksi minyak kulit atau sebum yang dapat memicu bruntusan di wajah.

Kalau kamu tidak ingin terus-menerus bruntusan, jaga kualitas tidur dengan baik. Jadi, tubuh bisa pulih selama istirahat dan kondisi kulit bisa lebih baik.

4. Produk Skincare  

Penggunaan produk skincare atau perawatan wajah juga bisa menjadi penyebab bruntusan di wajah, lho

Salah satu bahan yang dapat menyebabkan bruntusan adalah minyak kelapa. Sebab, minyak kelapa bisa menyumbat pori-pori wajah dan memicu bruntusan. 

Minyak kelapa banyak ditemukan pada produk krim atau pelembap wajah. Kalau kamu termasuk yang mudah bruntusan, hati-hati dengan kandungan ini, ya.

Selain itu, wewangian dan sulfat pada produk skincare juga bisa memicu bruntusan. 

Artikel Lainnya: #DiRumahAja, Kok Bisa Wajah Mengalami Breakout? Ini Penjelasannya!

5. Kulit Kering 

Ternyata bukan cuma kulit berminyak yang rentan bruntusan, kulit kering pun bisa! Mengapa kulit kering bisa menjadi faktor penyebab bruntusan di wajah? 

Kalau kulit kamu kering dan dehidrasi, maka produksi minyak akan meningkat. Ingat, kelebihan minyak pada kulit bisa menimbulkan jerawat kecil.

Cukupi kebutuhan cairanmu setiap hari agar kulit terhidrasi dengan baik dan tidak kering. Selain itu, gunakan moisturizer sesuai jenis kulit untuk menjaga kelembapan kulit.

6. Sering Menyentuh Wajah 

Nah, kebiasaan ini biasanya juga menjadi penyebab bruntusan di wajah yang cukup sering! Gemar menyentuh wajah bisa membuat bakteri dari tangan pindah ke kulit wajah kamu. Akibatnya jerawat atau bruntusan bisa timbul.

Selain itu, kebiasaan memencet komedo atau jerawat juga bisa semakin memperburuk kondisi kulit wajah. Bakteri-bakteri dari tangan bisa semakin menyebar dan masuk ke pori-pori.

Artikel Lainnya: Benarkah Jerawat Bisa Menular? Ini Fakta Medisnya

7. Makanan Tinggi Gula

Kebiasaan jajan sembarangan dan terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan angka glikemik tinggi bisa menambah buruk kondisi kulit, apalagi yang berjerawat. Makanan ini sangat mudah diproses tubuh dan meningkatkan gula darah lebih cepat. 

Ketika gula darah naik, tubuh memproduksi lebih banyak insulin (hormon pengatur gula darah). Peningkatan insulin menyebabkan bertambahnya produksi sebum. Nah, kelebihan sebum dapat berujung timbulnya jerawat.

Contoh makanan yang punya indeks glikemik tinggi misalnya nasi putih, roti putih, kue, kentang goreng, dan sereal manis. Selain itu, minuman manis dan bersoda juga berkontribusi dalam munculnya bruntusan.

8. Merokok

Masih suka merokok? Tak heran kalau wajah rentan bruntusan. Merokok diteliti menjadi salah satu penyebab bruntusan di wajah.

Menurut studi dalam jurnal Dermato Endocrinology, 82 persen dari 1.046 wanita perokok mengalami masalah pada wajah yaitu jerawat dengan kondisi cukup parah. Merokok dinilai dapat memengaruhi produksi sebum yang akhirnya menyebabkan jerawat.

Ingin punya kulit wajah mulus bebas breakout? Ingatlah dan hindari berbagai penyebab bruntusan di jidat dan area wajah lainnya di atas. Terapkan juga pola hidup dan makan yang sehat agar kondisi kulit terjaga.

Sekarang kamu bisa langsung tanya dokter kulit di aplikasi KlikDokter untuk proses konsultasi yang lebih praktis! 

(FR/NM)

Referensi:

  • American Academy of Dermatology Association. Diakses 2022. Dermatologist top tips for relieving dry skin.
  • Journal of the American Academy of Dermatology. Diakses 2022. Acne
  • National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases. Diakses 2022. Acne.
  • American Journal of Clinical Dermatology. Diakses 2022. Effects of Diet on Acne and Its Response to Treatment.
  • Dermato Endocrinology. Diakses 2022. Acne and smoking.
  • Healthline. Diakses 2022. Why Am I Breaking Out? 8 Sneaky Causes of Acne (Plus How to Treat It).
Kulit berjerawat

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter