Kulit

Cara Tepat Mengatasi Kutu Kemaluan

dr. Dyah Novita Anggraini, 04 Sep 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Area kelamin kamu sering terasa sangat gatal? Awas, bisa jadi itu disebabkan oleh kutu kemaluan. Lakukan ini untuk mengatasi kutu kemaluan.

Cara Tepat Mengatasi Kutu Kemaluan

Saat melakukan hubungan seksual, kamu dan pasangan harus senantiasa memperhatikan kebersihan dan kesehatan masing-masing. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari bahaya kutu kemaluan.

Kutu kemaluan bisa menyebar melalui kontak seksual vaginal, anal, maupun oral. Bahkan, menggunakan kondom ataupun kontrasepsi barier lainnya tidak bisa melindungi kamu dari risiko terjangkit kutu kemaluan. 

Kutu kemaluan adalah serangga sangat kecil yang hidup dengan mengonsumsi darah orang yang dihinggapinya. Serangga ini dapat bersarang di area kelamin ketika melakukan aktivitas seksual yang tidak bersih dan sehat.

Infeksi kutu kemaluan menyebabkan sejumlah gejala, seperti gatal pada area kelamin, peradangan dan iritasi akibat garukan berlebih, dan bintik hitam pada celana dalam. Gigitan kutu juga bisa menimbulkan bintik biru kecil maupun sisa perdarahan pada paha dan perut bawah.

Untuk mengatasinya, kamu perlu menerapkan cara mengatasi kutu kemaluan berikut:

1. Gunakan Losion atau Sampo Antikutu

Cara membasmi kutu kemaluan bisa menggunakan losion atau sampo antikutu yang dijual bebas di pasaran. Dua obat kutu kelamin ini dapat kamu jadikan sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi kutu. 

Supaya lebih efektif, bersihkan rambut di sekitar kemaluan dari telur kutu menggunakan sisir bergigi rapat, penjepit kecil, atau kuku tangan setelah mengaplikasikan losion maupun sampo. 

Penggunaan losion maupun sampo antikutu dapat dilakukan kembali setelah 9 atau 10 hari. Hal ini agar kamu bisa memastikan kutu sudah sepenuhnya terbasmi.

Artikel lainnya: Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan yang Mungkin Tak Anda Duga

2. Cegah Penyebarannya

Hindari berbagi barang pribadi, seperti handuk, celana luar atau dalam, dan barang lain sejenisnya. Kamu juga perlu mengganti seprai secara berkala, agar tidak menjadi tempat penyebaran kutu kemaluan.

Supaya kutu bisa dibasmi sepenuhnya, cuci semua pakaian, alas tidur, dan handuk menggunakan air bersuhu 50 derajat Celcius atau lebih. Jika memungkinkan, jemur juga kasur yang kamu gunakan untuk tidur.

3. Hindari Melakukan Hubungan Seksual

Saat kamu terjangkit kutu kemaluan, penting untuk berterus terang dengan pasangan. Kamu juga perlu menghindari melakukan hubungan seksual untuk sementara waktu. 

Hubungan seksual dengan pasangan baru boleh dilakukan saat kutu kemaluan sudah sepenuhnya hilang.

4. Lakukan Perawatan Bersama

Apabila beberapa orang di rumah kamu memiliki gejala terinfeksi kutu kemaluan, lakukan perawatan pada setiap orang di waktu bersamaan. Perawatan bersama bertujuan agar kutu kemaluan bisa dibasmi serempak. 

Jadi, ketika sembuh, anggota keluarga tidak berisiko lagi mengalami penularan kutu kemaluan.

Artikel lainnya: Penyakit Jiggers (Kutu Kecil) Bisa Mengakibatkan Kematian, Benarkah?

5. Berobat ke Dokter 

Kamu harus segera berobat ke dokter apabila mengalami kondisi-kondisi berikut:

  • Kutu kemaluan masih belum hilang meski telah dua kali diobati
  • Kamu mendapatkan infeksi sekunder akibat garukan berlebih pada area yang berkutu. Kondisi ini terlihat dari adanya nanah atau luka yang tak kunjung sembuh
  • Ketika kutu kemaluan menyebar hingga alis atau bulu mata, jari tangan dan sisir tidak cukup untuk membasmi kutu maupun telur. 
  • Mencurigai adanya infeksi menular seksual bersamaan dengan infeksi kutu, seperti keputihan abnormal atau keluarnya cairan selain sperma dari penis.

Kutu kemaluan tidak dapat lompat atau terbang. Serangga ini hanya bisa merangkak dari rambut ke rambut. Karena membutuhkan darah manusia untuk hidup, kutu kemaluan hanya akan meninggalkan tubuh kamu ketika menjangkiti orang lainnya. 

Waspadai selalu risiko terjangkit kutu kemaluan. Jangan biarkan serangga kecil ini menyebabkan masalah di area kelamin. 

#JagaSehatmu dengan menjalani hubungan seks yang aman, bersih, dan sehat agar tidak terjangkit kutu kelamin. Apabila telanjur terinfeksi, gunakan cara mengatasi kutu kemaluan di atas, ya! 

Jika keluhan tidak kunjung membaik, segera berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk lebih mudah dan cepat, kamu bisa pakai fitur tanya dokter spesialis kulit dan kelamin di KlikDokter!

Tips lengkap menjaga kesehatan kelamin juga bisa kamu ikuti dengan mengunduh aplikasi KlikDokter! 

(ADT/JKT)

Kutu