Hepatitis B merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) dan menyerang hati. Penyakit ini dapat berlangsung sementara (akut) atau berkembang menjadi infeksi kronis yang meningkatkan risiko sirosis dan kanker hati. Karena seseorang dapat terinfeksi tanpa menunjukkan gejala, memahami penularan hepatitis B menjadi penting untuk melindungi diri dan keluarga.
Lalu, hepatitis B menular lewat apa? Virus ini terutama menyebar ketika darah atau cairan tubuh tertentu dari orang yang terinfeksi masuk ke tubuh orang lain melalui kulit yang terluka, selaput lendir, atau kontak seksual.
Bagaimana Cara Penularan Hepatitis B?
Ada beberapa jalur utama penularan hepatitis B yang perlu diketahui.
1. Dari Ibu ke Bayi Saat Persalinan
Salah satu jalur penularan hepatitis B yang paling penting adalah dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya saat proses persalinan. Risiko ini menjadi perhatian khusus karena infeksi yang diperoleh sejak bayi lebih berpeluang berkembang menjadi hepatitis B kronis.
Karena itu, pencegahan penularan dari ibu ke anak menjadi bagian penting dalam pengendalian hepatitis B. WHO merekomendasikan pemberian vaksin hepatitis B sesegera mungkin setelah bayi lahir, idealnya dalam 24 jam pertama. Pada ibu dengan viral load tinggi, pemberian obat antivirus selama kehamilan juga dapat dipertimbangkan sesuai rekomendasi medis.
2. Melalui Hubungan Seksual
Hepatitis B menular melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Virus dapat ditemukan dalam semen dan cairan vagina sehingga hubungan seksual tanpa perlindungan dengan pasangan yang terinfeksi dapat menjadi jalur penularan.
Risiko semakin perlu diperhatikan apabila seseorang memiliki pasangan seksual dengan hepatitis B dan belum memiliki kekebalan melalui vaksinasi.
3. Berbagi Jarum atau Alat yang Terkontaminasi Darah
Penularan hepatitis B juga dapat terjadi ketika seseorang menggunakan jarum atau alat yang telah terkontaminasi darah penderita. Contohnya:
- Berbagi jarum suntik.
- Penggunaan alat medis yang tidak disterilkan dengan baik.
- Kecelakaan tertusuk jarum pada tenaga kesehatan.
- Penggunaan benda tajam yang terkontaminasi darah. Seperti pisau cukur, gunting kuku, dll.
HBV sangat menular melalui paparan darah, sehingga penerapan prosedur steril menjadi sangat penting.
4. Tato dan Tindik dengan Peralatan Tidak Steril
Prosedur seperti tato, tindik, atau tindakan yang menembus kulit dapat menjadi media penularan jika alat yang digunakan terkontaminasi darah dan tidak disterilkan dengan benar.
Karena itu, pastikan prosedur dilakukan menggunakan peralatan steril dan praktik pengendalian infeksi yang sesuai.
5. Berbagi Pisau Cukur atau Sikat Gigi
Benda pribadi yang mungkin terkena darah, meskipun dalam jumlah sangat kecil, juga dapat menjadi media penularan hepatitis B.
Pisau cukur dan sikat gigi termasuk benda yang sebaiknya tidak digunakan bersama. Risiko ini lebih relevan apabila terdapat luka atau perdarahan pada gusi maupun kulit.
6. Kontak dengan Darah atau Luka Terbuka
Kontak langsung dengan darah orang yang terinfeksi dapat menyebabkan penularan apabila darah tersebut masuk melalui luka, kulit yang tidak utuh, atau selaput lendir.
Hal ini membuat prosedur pertolongan pertama, perawatan luka, dan penanganan benda yang terkena darah perlu dilakukan dengan hati-hati.
7. Kontak Erat pada Anak dalam Kondisi Tertentu
Di wilayah dengan angka hepatitis B yang tinggi, penularan juga dapat terjadi dari orang yang terinfeksi kepada anak lain melalui kontak dekat, terutama bila terdapat luka atau kulit yang tidak utuh.
Jadi, cara penularan hepatitis B tidak hanya terjadi melalui hubungan seksual. Paparan darah dalam kehidupan sehari-hari juga perlu diperhatikan, terutama pada lingkungan dengan anggota keluarga yang mengalami hepatitis B.
Baca Artikel Lainnya: Siapa Paling Berisiko Tertular Hepatitis B?
Apakah Hepatitis B Menular Melalui Keringat?
Pertanyaan “hepatitis B menular melalui keringat?” sering muncul. Jawabannya: keringat bukan media penularan hepatitis B yang efisien.
CDC menyatakan bahwa HBV dapat ditemukan pada beberapa cairan tubuh, termasuk keringat, tetapi jumlah virus dalam cairan tersebut umumnya tidak cukup untuk menjadi jalur penularan yang efektif, kecuali terdapat darah di dalamnya.
Karena itu, hepatitis B tidak menular hanya karena berjabat tangan, berpelukan, atau berkeringat bersama.
Apakah Hepatitis B Menular Lewat Air Liur?
Virus hepatitis B memang dapat ditemukan dalam air liur, tetapi air liur bukan jalur utama penularan. Berbagi alat makan atau berciuman biasa tidak dianggap sebagai cara penularan yang efektif.
Namun, air liur dapat menjadi perhatian dalam situasi tertentu seperti gigitan yang menyebabkan luka atau apabila bercampur dengan darah.
Apa yang Tidak Menularkan Hepatitis B?
Penting juga mengetahui kontak yang bukan merupakan cara penularan hepatitis B. Hepatitis B tidak menyebar melalui:
- Batuk atau bersin.
- Berpelukan.
- Berjabat tangan.
- Berbagi makanan atau minuman.
- Air atau makanan.
- Menyusui.
Ibu dengan hepatitis B tetap dapat menyusui. Pencegahan utama pada bayi dilakukan melalui vaksinasi hepatitis B dan tindakan tambahan sesuai kondisi medis ibu dan bayi.
Bagaimana Mencegah Penularan Hepatitis B?
Pencegahan paling efektif adalah vaksinasi hepatitis B. Selain itu, hindari berbagi jarum, sikat gigi, atau pisau cukur; pastikan prosedur tato dan tindik dilakukan dengan alat steril; serta gunakan perlindungan saat berhubungan seksual dengan pasangan yang status hepatitis B-nya belum diketahui.
Untuk ibu hamil, pemeriksaan hepatitis B juga penting agar risiko penularan kepada bayi dapat dicegah sedini mungkin.
Baca Artikel Lainnya: Pentingnya Vaksin Hepatitis B untuk Dewasa
Memahami penularan hepatitis B membantu kita membedakan antara kontak yang memang berisiko dan aktivitas sehari-hari yang sebenarnya aman. Dengan vaksinasi dan pencegahan yang tepat, risiko penularan HBV dapat dikurangi secara signifikan. Untuk membantu melindungi keluarga, Kamu dapat melakukan:
- World Health Organization. Hepatitis B. 2026. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hepatitis-b
- World Health Organization. Hepatitis: Preventing mother-to-child transmission of the hepatitis B virus. https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/hepatitis-preventing-mother-to-child-transmission-of-the-hepatitis-b-virus
- Centers for Disease Control and Prevention. Hepatitis B Prevention and Control. 2025.
https://www.cdc.gov/hepatitis-b/prevention/index.html - Centers for Disease Control and Prevention. Clinical Overview of Hepatitis B.
https://www.cdc.gov/hepatitis-b/hcp/clinical-overview/index.html - Centers for Disease Control and Prevention. Chapter 10: Hepatitis B – Pink Book.
https://www.cdc.gov/pinkbook/hcp/table-of-contents/chapter-10-hepatitis.html - World Health Organization Indonesia. Protecting maternal and infant health: Introduction of antiviral prophylaxis to combat hepatitis B in Indonesia. 2024. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/11-01-2024-protecting-maternal-and-infant-health--introduction-of-antiviral-prophylaxis-to-combat-hepatitis-b-in-indonesia
:format(webp)/article/amVZVtgeeFsiXvQ68FFc7/original/2qkbhytad82kvzh9eh2fep35fyl5t1to.jpg)