HomeInfo SehatGigi MulutUlat Gigi Sebabkan Sakit dan Karies, Mitos atau Fakta?
Gigi Mulut

Ulat Gigi Sebabkan Sakit dan Karies, Mitos atau Fakta?

drg. Dondi Gumilang, 24 Nov 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Ada yang percaya kalau ulat gigi bisa menyebabkan sakit dan karies. Benarkah demikian? Yuk, simak fakta soal ulat gigi di artikel berikut.

Ulat Gigi Sebabkan Sakit dan Karies, Mitos atau Fakta?

Terdapat banyak sekali mitos kesehatan yang keliru di masyarakat. Misalnya, mengonsumsi tanaman tertentu untuk menyembuhkan penyakit, tetapi nyatanya tanaman tersebut tidak ampuh.  

Atau bisa jadi tanaman tersebut memang memiliki kandungan untuk menyembuhkan, tetapi dengan olahan dan dosis khusus. 

Salah satu informasi yang cukup dipercaya masyarakat adalah mengenai ulat pada gigi. Ulat pada gigi dianggap menjadi penyebab sakit gigi sehingga harus dibuang dari area rongga mulut. 

Cara untuk menyembuhkannya juga bermacam-macam. Ada yang mengoleskan bahan tertentu, ada juga yang berkumur. Benarkah selama ini ulat gigi bisa memicu sakit dan karies

Asal Mula Mitos Ulat Gigi

Ilustrasi Gigi Membusuk

Tidak diketahui siapa yang pertama kali mengemukakan adanya ulat gigi. Namun, satu hal yang bisa dipastikan adalah itu hanyalah mitos belaka. 

Sakit gigi disebabkan oleh bakteri. Bakteri sangat berbeda dengan ulat, ukurannya pun berbeda jauh. Ulat masih dapat dilihat dengan mata telanjang, sedangkan bakteri baru dapat dilihat melalui mikroskop.

Artikel Lainnya: Vanili Bubuk Bisa Atasi Sakit Gigi, Mitos atau Fakta?

Belakangan ini, banyak tersebar video yang menunjukkan kalau mengoleskan suatu bahan tertentu pada gigi yang bengkak atau gigi berlubang akan terlihat ulat di permukaannya. Faktanya, ulat tersebut sudah ada pada bahan yang diolesi. 

Lagi pula, jika memang benar ulat sebagai penyebab sakit gigi, seharusnya terlihat ketika dilakukan pemeriksaan radiologi. Kenyataannya, ulat tersebut tidak tampak pada pemeriksaan radiologi. 

Bagaimana Faktanya?

Ampuhkah Minum Amoxicillin untuk Sakit Gigi?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, sakit gigi dicetuskan oleh bakteri. Bakteri yang paling banyak menyebabkan sakit gigi, yaitu Streptococcus mutans. Bakteri ini akan menempel pada plak gigi. 

Plak gigi tercipta karena adanya sisa makanan yang tidak dibersihkan atau menempel pada gigi dalam waktu yang lama. Nah, bakteri tersebut lambat laun akan semakin berkembang karena plak terus membuat sisa makanan menempel.  

Kondisi bakteri yang semakin banyak tersebut bisa menimbulkan adanya peradangan. Apabila peradangan tidak diatasi dengan benar dan cepat, maka akan memicu bengkak pada area gigi tersebut.

Bengkak tersebut dapat ditangani dengan mengonsumsi obat antibiotik. Bengkak akan kempes dengan sendirinya dan bakteri akan menghilang ketika peradangan mereda.

Selain itu, bengkak tersebut berisi cairan nanah dan bukan cacing. Ketika dilakukan irigasi atau pembuangan nanah, yang keluar juga cairan kekuningan pekat dan berbau, bukannya cacing gigi.

Artikel Lainnya: Benarkah Daun Salam Bisa Menyembuhkan Sakit Gigi?

Itu dia penjelasan mengenai ulat penyebab sakit gigi yang ternyata hanyalah mitos. Jadi, jangan dipercaya lagi ya!

Agar gigi dan mulutmu selalu sehat, mulailah untuk merawatnya secara saksama. Sikat gigi dua kali sehari, lakukan dental floss, berhenti merokok, dan cek ke dokter gigi tiap enam bulan sekali. 

#JagaSehatmu dengan membaca informasi lainnya seputar gigi dan mulut di aplikasi KlikDokter. Kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter gigi via layanan online Tanya Dokter.

[RS]

Gigi dan MulutKaries Gigi

Konsultasi Dokter Terkait