Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeIbu Dan anakTips Parenting6 Cara Asik Ajarkan Dua Bahasa pada Anak Sejak Kecil
Tips Parenting

6 Cara Asik Ajarkan Dua Bahasa pada Anak Sejak Kecil

Aprinda, 14 Jun 2023

Ditinjau oleh dr. Gia Pratama

Icon ShareBagikan
Icon Like

Menguasai dua bahasa membuat kemampuan kognitif dan komunikasi anak jadi lebih baik. Yuk, intip cara mengajarkan bilingual pada anak!

6 Cara Asik Ajarkan Dua Bahasa pada Anak Sejak Kecil

Mengajarkan dua bahasa pada si Kecil membuat kemampuan komunikasinya jadi lebih luas. dr. Gia Pratama juga menambahkan bahwa menguasai dua bahasa membuat kemampuan kognitif anak jadi lebih baik.

"Anak dapat memecahkan masalah, berpikiran kreatif, dan punya kemampuan analisis yang baik. Terlebih kemampuan sosial anak juga jadi meningkat karena ia akan lebih mudah memahami budaya dan perspektif orang lain", tambahnya.

Sangat banyak manfaat menguasai dua bahasa pada anak, Ma. Berikut cara mengajarkan bilingual (dua bahasa) pada anak yang efektif:

1. Biasakan Pakai Dua Bahasa

"Anak dapat mulai belajar bahasa kedua sejak dini, bahkan sejak mereka masih bayi", ujar dr. Gia.

Untuk mengajari dua bahasa yang berbeda pada si Kecil, Mama dan Papa perlu menjadi contoh. Sedini mungkin, Mama dan Papa di rumah terbiasa menggunakan dua bahasa secara bergantian.

Gunakan campuran bahasanya untuk menunjukkan benda, waktu, aktivitas, atau percakapan sehari-hari di sekitar anak.

Anak yang mendengarnya akan jadi lebih terbiasa dengan kata-kata tersebut dan dapat mengingatnya dengan baik.

2. Bacakan Buku Cerita dengan Dua Bahasa

Cara mudah mengajari anak bilingual bisa dengan aktivitas membaca buku. Cobalah bacakan buku yang memiliki dua bahasa. 

Mama atau Papa perlu memberi penekanan atau pengulangan di kata-kata tertentu. Contohnya, ketika sedang menceritakan kelinci mama bisa mengganti kata "kelinci" dengan "rabbit".

Supaya ia lebih paham, tunjuk gambar kelinci di bukunya dan praktikan dengan gerak tubuh, misalnya melompat-lompat atau membuat kuping kelinci dengan dua jari di sisi telinga.

Artikel Lainnya: Kapan Anak Bisa Mulai Belajar Calistung

3. Menyanyi Bersama

Anak sangat menyukai permainan. Bukan cuma sebagai hiburan, memainkan permainan juga bisa menjadi media pembelajaran anak, Ma.

Nah, untuk mengajari anak dua bahasa, Mama dan Papa bisa mengajaknya menyanyi bersama. Beberapa lagu anak yang memiliki dua versi bahasa, di antara:

  • Lagu ABC (ABC song)
  • Kalau kau senang hati (if you're happy)

Cobalah cara mengajari bilingual pada anak dengan lagu ini dan gerakan tubuh, seperti tepuk tangan dan menjentikkan jari.

4. Sering Bertanya Ini dan Itu 

Agar si Kecil semakin terasah kemampuannya, Mama dan Papa bisa melatihnya dengan terus bertanya, "Nak, ini apa?" 

Kemudian, Mama bisa memberi tahu anak secara pelan, "Ini pi-sang", ba-na-na". Selain benda atau makanan yang ada di rumah, pertanyaan seperti ini juga bisa Mama dan Papa lontarkan ketika di perjalanan, berbelanja di swalayan, atau ketika mengunjungi kebun binatang.

Artikel Lainnya: Biasakan Anak Gemar Membaca, Ini Manfaatnya

5. Bebaskan Anak Mengombinasikan Bahasa

Tidak seperti orang dewasa, si Kecil yang masih dalam tahap pembelajaran kadang masih keliru mengenali bahasa-bahasa. 

Jadi, wajar saja jika si Kecil mungkin menyebutkan "ini banana" atau "banana manis". Bahkan, ia bisa salah menyebutkan kata. Mama dan Papa bisa membantu mengoreksinya pelan-pelan. 

6. Pilih Sekolah dengan Dua Bahasa

Selain mempelajarinya di rumah, Mama dan Papa bisa meminta bantuan dari lembaga pendidikan.

"Anak dapat mengikuti pendidikan formal dalam bahasa kedua, misalnya melalui sekolah bilingual atau program bahasa kedua di sekolah", ujar dr. Gia.

Di sekolah, anak bisa mendapatkan banyak pelajaran dari gurunya dan melancarkan komunikasi anak dengan teman- teman seusianya.

"Kunci penting dalam mengajari anak dua atau lebih bahasa adalah membebaskan anak untuk memilih bahasa yang disukainya", ujar dr. Gia.

Artikel Lainnya: Gizi yang Cukup Bisa Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Anak?

Ingin tahu lebih banyak informasi seputar tips parenting? Download aplikasi KlikDokter dan gunakan fitur Tanya Dokter untuk konsultasi lebih mudah dan cepat. Yuk, #JagaSehatmu dan keluarga bersama KlikDokter!

(NM)

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter