Kehamilan

6 Obat Penyubur Kandungan Wanita agar Cepat Hamil

Dimas Laksono, 19 Okt 2022

Ditinjau Oleh dr. Arina Heidyana

Obat penyubur kandungan bisa jadi pilihan untuk mempercepat kehamilan. Ketahui di sini obat cepat hamil yang bisa dibeli di apotek dan rumah sakit.

6 Obat Penyubur Kandungan Wanita agar Cepat Hamil

Sudah melakukan berbagai posisi seks dan menerapkan pola makan agar cepat hamil, tapi kehamilan tak kunjung datang? Mungkin kamu butuh obat penyubur kandungan

Kamu bisa mendapatkan obat penyubur kandungan di apotek dan rumah sakit dengan resep dokter. Jenis obat cepat hamil yang tersedia pun beragam, ada yang diminum dan disuntikkan serta berupa hormon. Jadi, kamu perlu konsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan.

Berikut beberapa obat penyubur kandungan agar cepat hamil yang bisa kamu pertimbangkan: 

1. Clomiphene Citrate

Obat kesuburan wanita ini merangsang indung telur untuk melepaskan sel telur. Clomiphene citrate juga bisa membantu memperbaiki ovulasi yang tidak teratur dan bekerja untuk menginduksi ovulasi. 

Menurut American Pregnancy Association, rata-rata wanita mulai mengonsumsi clomiphene citrate sebanyak 50 miligram per hari. Konsumsinya mungkin dapat dilakukan selama 5 hari, dimulai pada hari ke-3, ke-4, atau ke-5 setelah haid dimulai. 

Biasanya ovulasi dimulai kurang lebih tujuh hari setelah minum dosis terakhir. Jika belum terjadi, dokter mungkin menambah dosis 50 mg per hari setiap bulan hingga 150 mg. 

Tingkat keberhasilan clomiphene citrate sebagai obat penyubur kandungan agar cepat hamil cukup menggembirakan. Sebagian besar wanita yang minum obat cepat hamil ini berhasil ovulasi dan hamil.

Namun, clomiphene citrate memiliki beberapa efek samping yang mungkin muncul, seperti: 

  • Kembung 
  • Mual 
  • Sakit kepala 
  • Nyeri payudara 
  • Vagina kering 
  • Hot flash 
  • Perubahan mood 

Umumnya beberapa efek samping tersebut hanya bersifat sementara. Meksi begitu, jika kamu menggunakan obat ini lalu mengalami efek samping dalam waktu yang lama, sebaiknya segera konsultasi ke dokter, ya!

Artikel Lainnya: Panduan Program Hamil untuk Wanita dengan Gangguan PCOS

2. Letrozole

Obat letrozole adalah obat penyubur kandungan di apotek yang berbentuk tablet. Letrozole dapat membantu merangsang indung telur untuk melepaskan sel telur, membantu memperbaiki ovulasi tidak teratur, ataupun memicu ovulasi. 

Letrozole biasa dikonsumsi sebanyak 2,5 mg per hari pada hari-hari yang ditentukan dokter. Dosis mungkin dapat ditingkatkan berdasarkan rekomendasi dokter kandungan.

Letrozole juga memiliki risiko efek samping, seperti pusing ringan dan kelelahan. Namun, efek samping letrozole cenderung lebih sedikit dibandingkan clomiphene citrate

3. Bromokriptin   

Obat penyubur kandungan ini bermanfaat untuk memperbaiki ketidakseimbangan hormon akibat terlalu banyak prolaktin di dalam darah. Prolaktin adalah hormon yang berperan pada berbagai fungsi tubuh, termasuk reproduksi.

Bromokriptin dapat menormalkan kadar prolaktin di dalam serum darah. Peluang kehamilan juga terbilang baik dengan obat ini selama tidak ada masalah kesuburan lain.

Umumnya obat bromokriptin berbentuk tablet dan diminum setiap hari saat makan. Kalau berbentuk kapsul, obat penyubur kandungan ini dimasukkan ke vagina. Cara menggunakan bromokriptin harus menyesuaikan anjuran dokter. 

Efek samping bromokriptin yang mungkin muncul antara lain: 

  • Pusing 
  • Kantuk 
  • Sakit kepala 
  • Insomnia 
  • Mulut kering 
  • Hidung tersumbat 
  • Sakit perut 
  • Kehilangan nafsu makan 
  • Diare 
  • Sembelit 

Oleh karena itu, penting untuk mengikuti anjuran dokter kandungan sebelum menggunakan bromokriptin. 

Artikel Lainnya: Makanan Tinggi Serat Bisa Hambat Program Hamil, Benarkah?

4. Cabergoline   

Obat cepat hamil ini membantu mengaktifkan reseptor otak tertentu yang digunakan untuk mengobati hiperprolaktinemia. 

Hiperprolaktinemia adalah kondisi kadar hormon prolaktin di dalam darah lebih tinggi dari normal. 

Cabergoline membantu proses wanita berovulasi teratur. Sebagian besar wanita terbantu dengan obat cepat hamil ini dalam proses pembuahan. 

Obat cabergoline umumnya bisa menjadi pilihan alternatif bromokriptin. Jenis obat penyubur kandungan di apotek ini tergolong minim efek samping, tapi tetap memerlukan anjuran dokter sebelum membeli dan mengonsumsinya, ya. 

Beberapa risiko efek samping tablet cabergoline seperti: 

  • Mual muntah 
  • Mulas 
  • Sembelit 
  • Letih 
  • Pusing 
  • Sakit pada payudara ataupun saat menstruasi 
  • Lengan dan kaki kesemutan (pada kondisi tertentu)

5. Ganirelix Acetate

Ganirelix acetate adalah obat penyubur kandungan yang disuntikkan untuk mencegah ovulasi dini pada wanita yang sedang menjalani suatu prosedur kesuburan. 

Efek samping yang mungkin muncul adalah sakit perut dan sakit kepala.

Artikel Lainnya: Pilihan Jus Buah Segar untuk Dukung Program Hamil

6. Gonadotrophin 

Jika obat cepat hamil berbentuk oral (minum) belum menunjukkan hasil, dokter mungkin menyarankan suntik hormon yang disebut gonadotropin. 

Suntikan hormon ini serupa obat penyubur kandungan lain, tapi memiliki konsentrasi lebih tinggi. 

Dosis suntikan gonadotropin umumnya berbeda pada setiap wanita, tergantung anjuran dokter kandungan dan bagaimana tubuh merespons hormon. 

Beberapa rekomendasi jenis suntikan hormon agar cepat hamil seperti: 

  • Follicle-stimulating hormone (FSH), untuk merangsang pertumbuhan dan pematangan telur
  • Human menopausal gonadotropin (hMG), untuk merangsang perkembangan folikel dan pematangan telur
  • Human chorionic gonadotropin (hCG), digunakan bersama suntikan FSH dan hMG untuk membantu memicu ovulasi
  • Gonadotropin-releasing hormone (GnRH) agonist, mencegah sel telur tidak matang dan memungkinkan kamu untuk memiliki banyak telur berkualitas untuk berkembang 
  • Gonadotropin-releasing hormone (GnRH) antagonist, untuk wanita yang tidak merespons FSH dan hMG dengan baik serta mencegah sindrom hiperstimulasi ovarium
  • Progesteron, suntikan hormon ini memang bukan untuk menyuburkan kandungan, tapi bantu mempertahankan kehamilan yang baru terjadi dan mencegah keguguran

Banyak faktor yang menentukan kesuksesan suntik hormon untuk kehamilan, seperti usia wanita, indeks massa tubuh, kondisi kesuburan, dan lain-lain. 

Beberapa efek samping suntikan hormon gonadotropin yang mungkin dialami wanita seperti nyeri payudara, sakit kepala, sakit perut, mual, hingga perubahan suasana hati. 

​​Menurut dr. Arina Heidyana, tidak semua wanita bisa mendapatkan suntikan hormon gonadotropin agar cepat hamil. Konsultasikan detail kepada dokter kandungan mengenai kondisimu, ya.

#JagaSehatmu agar kehamilan dapat tercapai! Gunakan aplikasi KlikDokter untuk tanya dokter kandungan lebih mudah dan cepat. Kamu juga bisa mendapatkan info program hamil yang aman dari dokter dan buat janji dokter di fasilitas kesehatan pilihan.

(FR/NM)

Cepat Hamil
Program Hamil
American Pregnancy Association. Diakses 2022. Fertility Medication. American College of Obstetricians and Gynecologists. Diakses 2022. Evaluating Infertility. Mayo Clinic. Diakses 2022. Female Infertility. What to Expect. Diakses 2022. Common Fertility Treatment Drugs to Help Women Get Pregnant. Healthline. Diakses 2022. Fertility Drugs: Treatment Options for Women and Men. Medical News Today. Diakses 2022. Fertility drugs for women: What to know. WebMD. Diakses 2022. Fertility Drugs.