HomeIbu Dan anakIbu Hamil Trimester Akhir Sering Diare, Normalkah?
Kehamilan

Ibu Hamil Trimester Akhir Sering Diare, Normalkah?

dr. Sepriani Timurtini Limbong, 17 Des 2021

Diare saat hamil trimester 3 cukup sering terjadi. Waspadai kondisi tersebut dengan mengenali beberapa penyebab diare pada ibu hamil trimester 3 berikut ini.

Ibu Hamil Trimester Akhir Sering Diare, Normalkah?

Ibu hamil akan terbiasa menerima segala perubahan yang terjadi pada tubuhnya, terutama di kehamilan trimester ketiga. Di periode tersebut, ia akan sering buang air kecil dan diare yang cukup mengganggu.

Kondisi rahim yang semakin besar dan menekan kandung kemih membuat ibu hamil tak bisa lagi membendung keinginannya untuk buang air kecil. Tidak cuma itu, beberapa kondisi kehamilan juga bisa menyebabkan diare saat hamil, khususnya saat memasuki trimester ketiga.

Ketika membandingkan antara sering kencing dengan diare pada ibu hamil trimester 3, Anda mungkin akan lebih khawatir soal diare. Sebab, diare paling erat kaitannya dengan masalah kesehatan.

Artikel Lainnya: Tips Olahraga Aman untuk Ibu Hamil Trimester Akhir

Penyebab Diare pada Ibu Hamil Trimester Tiga

Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab diare pada ibu hamil trimester akhir, antara lain:

1. Perubahan Hormon

Adanya gejolak hormon sepanjang masa kehamilan membuat sistem pencernaan mengalami perubahan.

Perubahan tersebut dapat membuat gerakan usus lebih lambat sehingga terjadi konstipasi. Di sisi lain, perubahan pada sistem pencernaan juga dapat membuat organ ini berfungsi lebih cepat sehingga memicu diare.

2. Pola Makan

Pola makan sehari-hari juga dapat menyebabkan diare pada ibu hamil trimester 3. Jika ibu hamil mengonsumsi makanan yang tidak dimasak dengan matang, risiko diare bisa meningkat berlipat ganda.

3. Higienitas

Kebersihan diri dan lingkungan sekitar juga mempengaruhi terjadinya diare saat hamil trimester 3. Jadi, apabila ibu hamil jarang mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, atau mengonsumsi air belum matang sempurna, ia lebih berisiko mengalami diare.

4. Stres

Menjelang waktu persalinan, tidak sedikit ibu hamil yang mengalami tekanan berlebih sehingga mengalami stres. Pada beberapa kasus, hal tersebut dapat menyebabkan diare.

5. Waktu Persalinan yang Semakin Dekat

Diare bisa terjadi pada 1 atau 2 minggu menjelang waktu bersalin. Meski demikian, diare pada trimester 3 kehamilan tak selalu menandakan bahwa waktu persalinan Anda sudah dekat.

Periksakan lebih lanjut kepada dokter untuk mengetahui perkiraan waktu bersalin yang paling tepat.

Artikel Lainnya: Keluhan Saat Ibu Hamil Tua dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Diare saat Hamil Trimester 3

Cara mengatasi diare pada ibu hamil relatif sederhana. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba:

  • Cermati Pola Makan

Menu yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil saat diare, antara lain yang mengandung tinggi lemak, asupan yang tinggi serat; gorengan, makanan pedas, dan susu.

  • Hindari Susu dan Produk Olahannya

Dairy product seperti susu dan sejenisnya harus dikurangi atau dibatasi selama diare berlangsung. Pasalnya, saat diare terjadi, susu kerap menjadi faktor yang memperberat keluhan.

  • Minum Air Putih

Saat diare, Anda lebih rentan kehilangan banyak cairan yang berujung dehidrasi. Karenanya, pastikan untuk selalu mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup guna mengganti cairan tubuh yang hilang saat diare.

  • Hindari Konsumsi Obat-obatan untuk Diare

Selama hamil, Anda perlu membatasi konsumsi obat, termasuk obat antidiare. Apabila diare berlangsung lebih lama atau memberat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

Artikel Lainnya: Nyeri Perut Kanan Atas saat Hamil, Gejala Hepatitis A?

Kapan Harus ke Dokter?

Jika diare berlangsung lebih dari 3 hari, semakin sering dirasakan, atau disertai gejala lain, seperti nyeri perut, BAB berdarah, muntah terus-menerus, dan badan lemas, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter.

Dalam kondisi tersebut, Anda perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan segera. Jika dibiarkan terus berlanjut, bukan tak mungkin keselamatan Anda dan janin dalam kandungan yang menjadi taruhannya.

Waspadai menceret pada ibu hamil trimester akhir. Apabila mengalami gejala yang cukup mengganggu, sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Jika butuh bantuan lebih lanjut dalam menghadapi diare pada ibu hamil trimester tua, tak perlu sungkan berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

Referensi:

Momjunction. Diakses 2021. Diarrhea During Pregnancy: Is It Normal, Causes And Remedies

Artikel Terkait

Lihat Semua
Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 23 Minggu

Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 23 Minggu

Kehamilan19 Agu 2022

Memasuki usia kehamilan 6 bulan, gerakan bayi terasa semakin kuat. Selengkapnya, simak informasi perkembangan janin minggu 23 di sini.

Alami Keringat Berlebih saat Hamil? Ini Penyebabnya

Alami Keringat Berlebih saat Hamil? Ini Penyebabnya

Kehamilan18 Agu 2022

Apakah ibu hamil sering merasakan panas dan keringat berlebihan? Hal tersebut bisa disebabkan beberapa kondisi. Simak penyebab keringat berlebih saat hamil beserta cara mengatasinya di sini.

Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 17 Minggu

Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 17 Minggu

Kehamilan18 Agu 2022

Cari tahu di sini apa saja perkembangan yang terjadi pada janin 17 minggu dan cara menjaga kesehatan bumil di fase tersebut!

Aqua Panas Ujan
Pepsodent Sensitive Mineral Expert