Topik Utama

5 Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan

34016 views
Laporan kasus keracunan makanan sering terdapat pada masa mudik. Simak selengkapnya dari dr. Jessica Florencia disini.


Oleh: dr. Jessica Florencia
 
Pada saat bermudik, salah satu bahaya kesehatan yang mungkin terjadi adalah keracunan makanan. Korban keracunan makanan harus segera mendapatkan pertolongan medis. Pada jalur pemudik, pemerintah biasanya menyediakan posko-posko kesehatan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk menangani masalah kesehatan yang terjadi pada para pemudik.
 
Namun, sebelum penderita keracunan makanan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, ada beberapa pertolongan pertama yang dapat kita lakukan:
 
  1. Bila penderita keracunan makanan banyak muntah dan diare, berikan cairan pengganti yang cukup seperti air putih, oralit atau campuran air putih-gula 2 sendok teh-garam ½ sendok teh atau air kelapa untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang.
  2. Berikan tablet karbon aktif untuk menyerap racun di dalam saluran pencernaan yang diminum dengan air putih.
  3. Bila tidak ada tablet karbon aktif, bisa mengkonsumsi susu untuk mengikat racun dalam saluran pencernaan dan merangsang penderita untuk muntah sehingga racun keluar dan tidak beredar dalam tubuh. Namun , jika penderita mengalami diare, sebaiknya tidak diberikan susu.
  4. Bila penderita keracunan makanan hendak muntah, usahakan agar penderita muntah dalam keadaan kepala menunduk agar cairan muntah tidak masuk ke dalam saluran pernapasan.
  5. Pada anak-anak, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan yang terdekat untuk mendapatkan pertolongan segera.
 
Untuk mencegah keracunan makanan, pastikan Anda selalu mencuci tangan sebelum makan, memperhatikan kebersihan alat makan dan memperhatikan kebersihan dan kesegaran makanan yang Anda makan.
 
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaanAnda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami. Selamat merayakan Idul Fitri![](JF
 
 

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Health Tools

Rubrik Spesialis

©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media