Health Topics

Mengapa Tanggal Haid Bisa Maju Mundur?

380 views

dr. Sara Elise Wijono, MRes

Redaksi Medis

Kedokteran Umum

KlikDokter.com

Apakah tanggal haid yang maju mundur berhubungan erat dengan kondisi kesehatan tertentu? Cari tahu selengkapnya di sini.


Tanggal haid Bisa Maju Mundur
Mengapa Tanggal Haid Bisa Maju Mundur?

Tanggal haid yang tidak selalu sama setiap bulannya kerap membuat sebagian besar wanita merasa khawatir. Sebenarnya, apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Haid atau menstruasi adalah proses yang secara alami terjadi pada setiap wanita usia reproduksi. Proses ini terjadi karena setiap bulan dinding rahim akan menebal akibat pengaruh hormon reproduksi.

Sebelum haid terjadi, wanita akan mengalami ovulasi atau proses keluarnya sel telur dari indung telur/ovarium. Jika sel telur tidak dibuahi, maka dinding rahim yang menebal akan luruh dan keluar.

Jika sel telur dibuahi, lalu sel sperma menempel pada dinding rahim, maka kehamilan akan terjadi. Pada kehamilan, dinding rahim tidak akan luruh karena menjadi sumber nutrisi dan tempat tinggal janin. Karena itu, pada saat hamil Anda tidak akan mengalami haid.

Berkaitan dengan haid, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui siklus dan durasinya. Siklus haid itu sendiri dihitung dari hari pertama haid saat ini, sampai hari pertama haid berikutnya. Rentang siklus haid yang normal adalah 21-35 hari, dengan rata-rata 28 hari. Sedangkan durasi atau lamanya menstruasi memiliki rentang 3-7 hari.

Jika siklus menstruasi masih dalam rentang 21-35 hari, maka masih dianggap normal. Walaupun normal, tanggal terjadinya tidak akan sama setiap bulannya. Contohnya pada siklus haid 28 hari. Jika menstruasi saat ini dimulai tanggal 5 Desember 2016, maka diprediksi menstruasi berikutnya akan terjadi tanggal 2 Januari 2017. Kelihatannya maju 3 hari, namun sebenarnya masih dalam batas normal dan dikatakan sebagai siklus teratur.

Ada beberapa kejadian, yang mengharuskan Anda berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter, yakni:

  • Keluar darah atau flek di antara 2 masa haid atau setelah berhubungan intim.
  • Perdarahan banyak saat haid, di mana perlu mengganti pembalut setiap dua jam.
  • Durasi haid yang lebih dari tujuh hari.
  • Haid yang sering, dua kali atau lebih dalam sebulan.

Nah, jika ingin mengetahui normal atau tidaknya haid yang Anda alami, mulai saat ini catatlah dengan baik siklus, durasi, banyaknya perdarahan yang terjadi, ataupun kondisi lain yang menyertai.

(NB/MFW)

Baca Juga:

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Health Tools

Rubrik Spesialis

©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media