Health Topics

Kenali Ciri-Ciri Pengasuh Anak yang Psikopat

522 views

dr. Dyan Mega Inderawati

dr. Dyan Mega Inderawati

Redaksi Medis

Kedokteran Umum

KlikDokter.com

Agar anak terhindar dari kasus kekerasan, memilih pengasuh anak haruslah tepat. Pertimbangkan dengan baik, agar Anda tak ‘terjebak’ pengasuh psikopat.


Kenali Ciri-Ciri Pengasuh Anak yang Psikopat
Kenali Ciri-Ciri Pengasuh Anak yang Psikopat

Di kota besar seperti Jakarta, keberadaan pengasuh anak memang sangat dibutuhkan. Orangtua yang memiliki kesibukan di luar rumah umumnya memberikan kepercayaan pengasuhan anak kepada keluarga atau pengasuh yang dianggap memiliki kemampuan dalam menjaga sang anak. Sebagian besar pola pengasuhan yang demikian memang berjalan lancar. Namun tidak sedikit pula yang ternyata berujung pada kasus kekerasan anak.

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa angka kekerasan pada anak selalu meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2014 tercatat ada sebanyak 5066 kasus. Pelaku kekerasan pada anak justru lebih banyak berasal dari kalangan terdekat –seperti orangtua, keluarga, atau bahkan pengasuhnya.

Sebenarnya, pola dan karakter orang yang cenderung melakukan tindak kekerasan atau psikopat dapat dideteksi secara dini. Sebelum menitipkan anak pada pengasuh, ada baiknya Anda perhatikan hal di ini terlebih dahulu.

  1.  Tidak adanya rasa empati

Apa yang dilakukan sang pengasuh ketika anak mengangis atau rewel? Sebagian besar pengasuh umumnya berusaha mendiamkan dengan menggendong, mengayun, atau mengalihkan perhatiannya pada hal lain. Tutur kata sang pengasuh pun biasanya disesuaikan dengan kata-kata yang menenangkan sang anak. Di balik tindakan dan tutur kata tersebut, apakah Anda menangkap ekspresi tulus dari sang pengasuh?

Seorang pengasuh yang psikopat dapat melakukan tindakan dan tutur kata yang sama dengan orang lain pada umumnya. Bedanya tidak ada ketulusan dari orang tersebut. Ekspresinya cenderung datar dan tidak dapat dirasakan nilai kesungguhan dari apa yang ia lakukan dan ucapkan.

  1. Persuasif dan senang menjadi perhatian

Ciri lain dari pengasuh yang berkecenderungan psikopat adalah sikap persuasif, dalam konteks yang negatif. Orang psikopat akan menghasut dan memaksa orang lain agar memiliki pendapat yang sama dengan dirinya. Sekalipun pendapatnya tidak benar.

Tak hanya itu, psikopat juga senang menjadi pusat perhatian. Ia akan mengangkat bahan pembicaraan yang disukai lawan bicaranya dan mengutarakan cerita yang seolah meyakinkan. Padahal cerita tersebut hanyalah fiktif belaka –contohnya saat pengasuh menceritakan keseharian sang anak. Anda dapat mengetahu kebenaran hal ini. Karena Bagaimana pun, Andalah yang paling mengenal karakter anak.

  1.  Dominasi dan haus kepemimpinan

Pengasuh anak bekerja di bawah arahan Anda. Namun bagaimana interaksinya dengan orang lain di dalam atau sekitar rumah? Seorang pengasuh yang psikopat cenderung memiliki sifat bossy (suka memerintah), sekalipun itu bukan wewenangnya.

Memang, psikopat tidak melulu melakukan tindak kekerasan. Mereka bisa saja memiliki keseharian yang normal, dengan tingkat emosi yang wajar. Karena itu, Anda sebagai orangtua harus lebih berhati-hati dan waspada terhadap orang yang akan diberikan kepercayaan mengasuh sang buah hati. Dengan demikian, Anda pun dapat beraktivitas dengan lebih tenang, bukan?

Baca Juga:

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.


Health Tools

Rubrik Spesialis

©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media