Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeGaya hidupDiet dan NutrisiMenguak Manfaat Bekatul untuk Kesehatan Tubuh
Diet dan Nutrisi

Menguak Manfaat Bekatul untuk Kesehatan Tubuh

dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, 31 Mar 2021

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Bekatul atau lapisan terluar dari bulir beras ternyata punya banyak manfaat. Apa saja? Yuk, cari tahu manfaat bekatul untuk kesehatan!

Menguak Manfaat Bekatul untuk Kesehatan Tubuh

Orang Indonesia pasti tidak asing dengan padi dan beras sebagai makanan pokok. Namun, bagaimana dengan bekatul? Mungkin Anda agak sedikit asing dengan kata tersebut. Padahal, bekatul adalah lapisan pelindung beras.

Dalam proses penggilingan padi, ada tiga lapisan pembungkus yang biasanya terlepas. Pertama adalah sekam, yang punya ciri keras dan tajam. Lalu, ada dedak di lapisan kedua. Nah, lapisan ketiga adalah bekatul, atau yang banyak dikenal juga sebagai bran.

Bekatul adalah lapisan beras yang berada di bagian endosperma. Secara kasat mata, dedak dan bekatul terlihat mirip lantaran memiliki warna cokelat muda. Hal inilah yang membuat banyak orang sulit membedakan keduanya.

Meski belum banyak yang tahu, manfaat bekatul ternyata cukup luar biasa. Apa saja? Berikut ini beberapa khasiat bekatul untuk kesehatan tubuh Anda:

1. Sumber Serat

Bekatul yang merupakan "gandum utuh" merupakan jenis asupan yang sangat kaya akan serat. Sebagaimana diketahui, serat bermanfaat untuk menunjang fungsi saluran pencernaan.

Selain itu, serat juga bisa mencegah sembelit dan menurunkan risiko kanker usus besar. Senyawa tersebut juga bisa berperan menjaga kadar kolesterol, gula darah, dan berat badan.

2. Vitamin B1

Kandungan nutrisi bekatul yang cukup tinggi adalah vitamin B1 atau tiamin, yang juga dapat ditemukan pada gandum, ragi, kacang-kacangan, dan daging.

Dengan memenuhi kebutuhan vitamin B1, risiko Anda mengalami penyakit beri-beri dapat diminimalkan. 

3. Tinggi Antioksidan

Bekatul adalah sumber polifenol, yaitu molekul nabati yang bersifat antioksidan. Senyawa ini dapat melindungi tubuh Anda dari molekul berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas. 

Karena terlindung dari radikal bebas, Anda akan terhindar dari risiko kerusakan sel yang terkait dengan penyakit kronis.

4. Kaya Magnesium

Bekatul dan jenis gandum-ganduman lainnya kaya akan magnesium, yaitu mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk fungsi otot dan saraf.

Selain itu, magnesium juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh, mengatur ritme jantung, serta membangun tulang yang kuat.

Manfaat magnesium lainnya adalah menurunkan risiko penyakit jantung, pengaturan tekanan darah, dan mengurangi sindrom pramenstruasi (PMS).

5. Baik untuk Diabetes Tipe-2

Studi menunjukkan bahwa konsumsi bekatul dan biji-bijian sejenisnya dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 20 persen. 

Anda dapat mengonsumsi setidaknya 2 porsi biji-bijian per hari selama satu tahun untuk bisa merasakan manfaat tersebut. Jangan lupa dikombinasikan dengan penerapan gaya hidup aktif dan sehat, ya!

Artikel Lainnya: Tips Makan Ketupat untuk Pengidap Diabetes

6. Kaya Folat

Bekatul adalah sumber folat (vitamin B9) yang diperlukan untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk sintesis dan perbaikan, pembelahan serta pertumbuhan sel. Manfaat lain dari folat adalah perlindungan dan perbaikan DNA untuk mengurangi risiko kanker serta memperlambat penuaan.

Bekatul yang dikonsumsi dalam biji-bijian utuh seperti beras merah dan roti gandum merupakan cara terbaik untuk meningkatkan asupan folat.

7. Tinggi Zat Besi

Kondisi defisiensi zat besi kerap terjadi pada anak dan wanita. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala kurang darah, yang disebut sebagai anemia defisiensi besi.

Bekatul kaya akan zat besi, yang menjadikannya salah satu makanan untuk mencegah tubuh kekurangan asupan senyawa tersebut. 

Bekatul dapat diolah dan ditambahkan pada kudapan anak, seperti biskuit atau kue bolu, agar lebih menarik.

8. Sumber Kalsium

Siapa sangka, bekatul ternyata juga mengandung kalsium. Senyawa ini penting untuk dicukupi setiap hari guna menjaga kepadatan tulang. 

Wanita perlu selalu mencukupi kebutuhan kalsium sejak dini guna menurunkan risiko osteoporosis saat memasuki usia menopause nanti.

9. Tinggi Kalium

Semangkuk bekatul dapat mengandung hingga lebih dari 1500 miligram kalium. Senyawa ini merupakan mineral yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan, berperan dalam kontraksi otot, dan memelihara kesehatan saraf.

Pola makan tinggi kalium juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, sehingga membantu mencegah stroke. 

Konsumsi kalium yang cukup juga membantu mencegah pembentukan batu ginjal dan osteoporosis.

Khasiat bekatul untuk kesehatan ternyata sangat bervariasi. Jadi, Anda tak perlu sungkan jika ingin menambahkannya dalam menu sehari-hari. Makanan ini bisa dijadikan bubur, campuran bahan baku kue, biskuit, dan roti.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai manfaat bekatul, atau punya pertanyaan lain tentang kesehatan? Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

gandummakananbiji-bijian

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter