Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 15 - 18 Bulan

Oleh: dr. Salma Oktaria

Pada rentang usia 15-18 bulan, bagi sebagian bayi terdapat tidak banyak perkembangan motorik dan stimulasi anak yang signifikan, kurang lebih pada usia ini, sikecil menunjukkan aktifitas-aktifitas yang menggemaskan seperti:

      Berdiri sendiri tanpa berpegangan

      Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali

      Berjalan mundur 5 langkah
      Memanggil ayah dengan kata ”papa” dan memanggil ibu dengan kata ”mama”
      Menumpuk 2 kubus
      Memasukkan kubus di kotak
      Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis / merengek, anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan ibu
      Memperlihatkan rasa cemburu / bersaing.

 

Perkembangan Motorik atau Gerak Kasar
Lanjutkan stimulasi berjalan mundur, berjalan naik dan turun tangga, berjalan sambil berjinjit, serta menangkap dan melempar bola. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 12-15 bulan)

Bermain di luar rumah
Ajak anak bermain di luar rumah seperti bermain ayunan, memanjat tangga, berlari-lari, di halaman atau di taman bermain untuk umum. Jangan biarkan anak seorang diri ketika ia bermain di luar rumah.

Bermain air
Biarkan anak bermain air di pancuran, kolam renang, dan lain-lain. Beri anak cangkir plastik untuk menuang air dan ember plastik kecil untuk menampung air. Jangan biarkan ia seorang diri, walaupun di tempat air yang sangat dangkal.

Menendang bola
Tunjukkan kepada anak bagaimana menendang sebuah bola besar ke arah tonggak-tonggak agar roboh. Bola dapat dibuat dari potongan koran atau kain, tonggak dapat dibuat dari kotak atau kaleng susu dan lain-lain.

 

Perkembangan Motorik atau Gerak Halus
Lanjutkan stimulasi permainan balok, memasukkan benda yang satu ke, dalam yang lainnya, dan menggambar dengan krayon, pensil atau dengan jarinya. (baca : Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 12-15 bulan)

Meniup
Ajari anak meniup busa sabun dengan menggunakan alatnya. Bicarakan mengenai bentuk dan bagaimana rasanya meraba busa itu.

Membuat untaian
Ajari anak membuat untaian benda-benda seperti manik-manik besar, kancing besar, makaroni, clan lain-lain dengan tali sepatu yang cukup kuat.

 

 

Perkembangan Aspek Bicara dan Bahasa
Lanjutkan stimulasi tunjukkan kepada anak buku dan bacakan setiap hari, nyanyikan lagu atau sajak untuk anak, dan ajari anak menggunakan kata-kata dalam menyatakan keinginannya. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 12-15 bulan)

Bercerita tentang gambar di buku/majalah
Sering-sering ajak anak melihat buku bergambar atau majalah. Minta anak bercerita tentang spa yang dilihat di buku/majalah tersebut.

Telepon-teleponan
Bed anak sebuah “telpon” terbuat dari gulungan kertas/kardus bekas. Bust permainan seperti “menilpun nenek” atau “menilpun ayah di kantor”

Menyebut berbagai nama barang
Ketika anda ke pasar, ajak anak. Sebutkan Hama barang-barang yang anda bell. Usahakan agar anak mau menyebutkan dulu sebelum anda melakukannya.

 

Perkembangan Aspek Sosialisasi dan Kemandirian
Lanjutkan stimulasi (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 12-15 bulan):

  • Bujuk dan tenangkan anak ketika rewel
  • Buai anak dengan penuh kasih sayang, nyanyikan lagu sampai anak tertidur.
  • Biarkan anak membuka bajunya sendiri, bed bantuan sesedikit mungkin.
  • Bermain dengan anak menyembunyikan mainan dan menemukannya kembali.
  • Ajak anak mengunjungi tempat bermain, kebun binatang, lapangan terbang, museum, dan lain-lain.
  • Ajak anak makan bersama-sama anggota keluarga lainnya.
 

Memeluk dan mencium
Peluk dan cium anak sering-sering dan buat agar ia memeluk dan mencium anda kembali.

Membereskan mainan/membantu kegiatan di rumah
Ajari anak mengambil dan menyimpan mainan, baju dan lain-lain miliknya. Mula-mula anak perlu dibantu, tetapi sedikit demi sedikit kurangi bantuan anda dan ia akan melakukannya sendiri. Anak juga diminta membantu anda menyiapkan meja makan dan melakukan pekerjaan ringan di sekitar rumah.

Bermain dengan teman sebaya
Ajak teman-teman anda yang mempunyai anak sebaya anak anda bertemu secara teratur. Anak dapat bermain dengan teman sebayanya, sementara pars prang tua berbicara mengenai bagaimana menstimulasi anak.

Permainan baru
Tunjukkan permainan baru kepada anak seperti main kejar-kejaran, putar-putaran dan lain-lain.

Bermain petak umpet
Beritahu anak bahwa anda akan bersembunyi. Minta anak mencari anda. Mula-mula, buat agar ia dapat menemukan anda dengan mudah. Setelah anak terbiasa dengan permainan ini, usahakan agar anda lebih sulit ditemukan.[]