klikdokter.com
Kamis, 31 Juli 2014

Keputihan Pasca Menstruasi

Dok, saya mau tanya..saya tanggal 15 feb kmren sdh slesai masa menstruasi bulanan, Yang mw saya tanyakan, normalkah dok jika sya mengalami keputihan sampai sekarang warna transparan, kdg bergumpal sprti putih susu, perut saya juga tiba2 nyeri ringan sebelah kiri kadang juga kanan, tapi lebih sering kiri. Mohon penjelesannya.



Terima kasih atas pertanyaan Anda

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Berdasarkan pemeriksaan papsmear yang sudah Anda lakukan, penyebab keputihan Anda adalah bakteri kokus sehingga membutuhkan antibiotik. Pemberian antibiotik/antijamur harus di bawah pengawasan dokter, kami tidak dapat meresepkan obat disini. Kami sarankan  Anda memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dengan membawa hasil pemeriksaan papsmear Anda.

Berikut adalah artikel terkait:

Keputihan

Penyebab Keputihan Abnormal

9 Tips Menjaga Kesehatan Vagina. 

Demikian informasi yang dapat kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Ingin Mendapatkan Momongan
Abis Sunat, Penis Sakit
Pengobatan Penyakit