klikdokter.com
Selasa, 29 Juli 2014

Infeksi TORCH

Pagi dok, kmrn saya baru aj tes torch dan hasilnya IgG tokso + >650 IgM - COI 0,333 Rubela IgG Greyzone COI 0,964 CMV IgM - COI 0,241 HSV 2 IgG - COI 0,27. tlng penjelasanny dgn hasil lab seperti itu... saya promil bulan januari 2014 apa yang harus saya lakukan. Amankah untuk hamil... saya blm peng konsul ke dokter dan tes itu atas inisiatif saya sndiri. terimakasih atas penjelasannya



Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Saya memahami kekhawatiran yang anda rasakan. Pertama izinkan saya menjelaskan tentang diagnosis TORCH.

TORCH merupakan suatu kumpulan infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii, virus Rubela, Citomegalovirus (CMV), dan Herpes Simpleks Virus (HSV). TORCH yang berada dalam keadaan tidak aktif di dalam tubuh tidak akan menimbulkan keluhan apa-apa pada penderitanya dan tidak akan menular kepada pasangan. Namun, ketika daya tahan tubuh anda menurun, misal saat hamil atau sakit berat, infeksi tersebut dapat menilmbulkan beberapa gejala-gejala tergantung penyebabnya, seperti timbulnya bercak-bercak merah pada tubuh disertai badan panas (akibat rubela), timbulnya gangguan penglihatan (akibat CMV), timbulnya kumpulan vesikel-vesikel (gelembung) kecil pada kulit yang tampak merah dan sakit (akibat HSV), dll. Saat sedang kambuh dan menimbulkan gejala-gejala tersebut, virus rubela, CMV dan herpes dapat ditularkan kepada pasangan melalui hubungan seksual, air liur, lewat udara, kontak fisik, dll. Sementara infeksi toksoplasma tidak akan ditularkan kepada pasangan anda.

Sayangnya anda tidak menampilkan data mengenai cut-off atau nilai referensi dari laboratorium anda untuk menunjukkan apakah IgG atau IgM anda termasuk ke dalam nilai tinggi atau tidak. Jika nilai IgG + biasanya menunjukkan infeksi lampau sedangkan jika IgM anda + menunjukkan infeksi saat ini.

Pengobatan dini dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit dan membantu mengatasi keluhan-keluhan yang timbul. Saya menyarankan agar anda berkonsultasi dengan dokter Kandungan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut terkait hal ini.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga dapat membantu  (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
BAB Anak Sering
Nyeri Payudara
Bnetol Kemerahan di Kulit