klikdokter.com
Selasa, 30 September 2014
<

Gigi Patah Bisa Kembali Normal?

Perkenalkan saya desi, dok saya mau tanya seputar gigi... Kemarin saya baru kecelakaan dan mengakibatkan gigi depan saya sompel(patah sedikit). Yang mau saya tayakan apakah gigi saya yang patah bisa kembali normal(email gigi terlapisi kembali). Karena yang saya rasakan adalah ngilu dan sensitif. apakah lambat laun gigi saya yang sompel tersebut bisa sembuh. Thank you



Ibu/Sdri. yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.
Gigi yang patah tersebut tidak dapat kembali normal dengan sendirinya, tidak seperti rambut atau kuku yang apabila patah/terpotong akan tumbuh kembali. Oleh karena itu, gigi yang patah tersebut perlu direstorasi/diperbaiki, perawatannya bergantung pada seberapa banyak mahkota gigi yang masih tersisa. Gigi depan Anda dapat diperbaiki dengan tambalan, menggunakan  bahan tambal yang warnanya menyerupai gigi (resin komposit), atau dapat juga dibuatkan mahkota tiruan bila kerusakan mahkota gigi cukup luas.
Namun perlu dipastikan terlebih dahulu apakah persyarafan gigi masih normal, karena seperti yang Anda ceritakan bahwa sudah terjadi rasa ngilu. Apabila gigi patah lebih dari setengah mahkota dan menyebabkan rongga yang berisi jaringan syaraf dan pembuluh darah terbuka atau terjadi trauma maka gigi tersebut tidak dapat ditambal biasa melainkan harus dirawat syaraf terlebih dulu. Setelah itu  baru dibuatkan restorasinya.

Saya sarankan Anda segera memeriksakan gigi Anda ke dokter gigi yang berpraktek di sekitar tempat tinggal Anda agar dapat dilakukan perawatan yang paling tepat bagi gigi tersebut. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda. Apabila masih ada yang ingin Anda tanyakan, silakan kirimkan kembali pertanyaan Anda ke redaksi kami.

Drg. Martha Mozartha, M.Si
Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Tes Analisis Sperma
Memastikan Kehamilan
Nyeri Penis Saat Berhubungan Intim (2)