klikdokter.com
Selasa, 02 September 2014
<

Keputihan dan pembengkakan pada bibir vagina

Dok sy mau tanya, sudah 2 bulan terakhir ini pada bibir vagina sebelah kiri membengkak, sy tidak merasakan sakit apa2 bahkan sewaktu kencing, berhubungan intim atau pun melakukan aktivitas yang lain sama sekali tidak terasa sakit hanya tidak nyaman saja karena bengkak sebelah. Dan akhir2 ini sy juga mengalami keputihan parah, selalu menimbulkan bercak kuning di celana dan berbau sangat menyengat. Sy selalu mencuci kemaluan sy dengan sabun antiseptik tp itu pun tidak menolong. Sy saat ini menggunakan alat kontrasepsi (spiral)selama 7 tahun, apa mungkin ini yang menjadi penyebab? Apa bengkak itu yang disebut dengan turun berok ? Bagaimana mengatasi keputihan tersebut ? terima kasih.



Terima kasih atas pertanyaan anda,

Pembangkakan pada bibir vagina (labia) dapat disebabkan oleh beberapa kondisi seperti vulvovaginits (infeksi pada daerah vagina). Vulvovaginitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus dan beberapa parasit. Penyebab lain dari pembengkakan sebelah bibir vaginan, ada infeksi dari kelenjar rambut, pembengkakan kelenjar pada vagina. Coba hindari untk berhubungan seksual selama masih ada keluhan ini. Coba selalu untuk higenis dan minum banyak air putih.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Bagaimana dengan keputihan Anda?
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Kami sarankan  anda memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, serta untuk memeriksakan apakah ada masalah dengan spiral ibu.

Kemungkinan bengkak pada bibir vagina berhubungan erta dengan keputihan yang ibu alami.

Demikian jawaban yang kami dapat berikan, semoga bermanfaat.(EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

dokter Ditulis oleh:

dokter

Anggota Redaksi Medis

Klikdokter.com



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Post Nasal Drip
Nyeri dan perubahan warna pada puting susu
Nafsu Makan