klikdokter.com
Sabtu, 26 Juli 2014

Menghitung Usia Kehamilan

dok, siklus haid saya tidak teratur, seringnya siklus saya lebih dari 35 hari, saya haid terakhir tanggal 19 Januari 2013, saya berhubungan dengan suami antara tanggal 9-17 februari 2013 (karena kami LDR), tgl 22 febuari saya testpack hasil negatif, kemudian saya testpack lagi 4 maret ternyata positif namun ketika USG belum terlihat kantung janin, hanya terlihat penebalan rahim, kata dokter mungkin baru sekitar 4-5 minggu, tgl 13 maret saya USG lagi, sudah terlihat kantung janin namun dengan ukuran 4 minggu 4 hari, apakah ukuran kandungan saya normal dok?bagaimana cara mengetahui usia kandungan jika haid tidak teratur?apakah tetap pada patokan hari pertama haid terakhir? Terimakasih.



   

 

 

Ibu yang Terhormat.

 

 

 

 

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

 

 

Kami memahami kebingungan dan kekhawatiran Ibu. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari.  Dalam dunia medis, apa yang Anda alami disebut dengan oligomenorea. Oligomenorea adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, seperti yang Anda alami. 

 

 

 

 

Sebelumnya, kami ucapkan selamat atas kehamilan Ibu!

 

 

 

 

Yang saat ini perlu Ibu lakukan adalah memeriksakan kehamilan Ibu dengan teratur pada dokter untuk mengetahui perkembangannya. Dengan siklus menstruasi yang tidak teratur memang sulit untuk mengetahui usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir. Namun, dengan perkiraan bahwa siklus haid Ibu berkisar antara 35-40 hari dan masa pembuahan berkisar antara tanggal 9-13 Februari, maka usia kehamilan Ibu saat ini memang sekitar 4 minggu. Namun, memang penghitungan usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir lebih akurat pada wanita dengan siklus haid yang teratur.

Beberapa cara lain yang biasa digunakan dokter untuk menentukan usia kehamilan adalah:

 

Tinggi puncak rahim

Biasanya, dokter akan meraba puncak rahim (Fundus uteri) yang menonjol di dinding perut dan penghitungan dimulai dari tulang kemaluan. Jika jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim sekitar 28 cm, ini berarti usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu. Tinggi maksimal puncak rahim adalah 36 cm, ini menunjukkan usia kehamilan sudah mencapai 36 minggu.

Perlu diketahui, ukuran maksimal adalah 36 cm dan tidak kan bertambah lagi meskipun usia kehamilan mencapai 40 minggu. Kalaupun tingginya bertambah, kemungkinan yang akan dialami adalah janin Anda besar, kembar, atau cairan tubuh Anda berlebih.

Menggunakan ultrasonografi (USG)

Cara ini paling mudah dan paling sering dilakukan oleh dokter. Tingkat akurasinya cukup tinggi, yakni sekitar 95%. Dengan USG maka usia kehamilan dan perkiraan waktu kelahiran si kecil bisa dilihat dengan jelas melalui “gambar” janin yang muncul pada layar monitor.

Sebenarnya penentuan usia kehamilan paling tepat dengan mengetahui masa pembuahan. Namun, sulit menentukan kapan terjadi pembuahan. Dokter umumnya menggunakan USG untuk mengetahui usia kehamilan, karena akurasi dari pemeriksaan ini tinggi. Anda tidak perlu memusingkan kapan terjadi pembuahan karena cukup menggunakan USG untuk menentukan usia kehamilan.  

Untuk itu, berkunjunglah dengan teratur ke dokter Anda untuk memeriksakan kehamilan Anda. Anda juga dapat mengunjungi Rubrik Kebidanan dan Kandungan yang kami miliki untuk panduan informasi lengkap Ibu selama kehamilan. 

 

 

 

 

 

 

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Mengatasi Asam Urat
Hepatitis dalam Keluarga
Gatal dan Bengkak di Kelamin