klikdokter.com
Jumat, 22 Agustus 2014
<

Nyeri Dada

Dengan hormat, Saya mempunyai keluhan, sebagai berikut: 1. Dada saya sering sakit, 2. Sulit tidur (kadang baru bisa tidur antara pukul 03.00 s.d. 05.00 dini hari), 3. Sering migrain, lebih-lebih kalau terlambat makan. Saya sudah cek jantung dengan EKG (ECG), Echo (USG jantung), treadmill, dan angiografi, hasilnya bagus semua. Pertanyaan saya berkaitan dengan dada sakit, sulit tidur, dan migrain tersebut, sebaiknya saya harus periksa apa saja dan ke dokter spesialis apa: 1. Apakah saya harus periksa ke dokter spesialis paru-paru..?? 2. Apakah saya harus periksa ke dokter spesialis otot..?? 3. Atau sebaiknya ke dokter spesialis apa..?? Demikian, terima kasih Salam, YT. Seno Ajar Yomo



Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Nyeri dada bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, bisa dari otot atau tulang, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, atau bisa pula karena masalah psikologis.

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Nyeri karena saluran pencernaan di daerah dada biasa berhubungan dengan organ lambung (maag) atau esofagus (kerongkongan). Bisa juga menimbulkan rasa asam atau pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Nyeri ini dapat berkurang dengan pemberian obat lambung atau maag.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan setelah pada pemeriksaan tidak ada masalah dengan jantung anda.

Akan tetapi Untuk mengetahui penyebab dari nyeri dada yang anda rasakan selain dari anamnesa juga diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang oleh karena itu kami sarankan anda memeriksakan diri anda ke dokter bila keluhan dirasa sangat mengganggu.

Sebelumnya harus anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat  sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat anda terapkan:

  1. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari
  2. Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.
  3. Cobalah mengatur pola tidur
  4. Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.
  5. Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.
  6. Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising,televisi,dsb.
  7. Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.
  8. Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.
  9. Relaksasi
  10. Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.
  11. Berpikir positif.
  12. Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur  Anda.Tetapi tidak ada salahnya jika anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada fisik yang mendasari penyebab dari susah tidur pada anda.

 

 


Salam

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Sunburn
Biaya Operasi
BAB Berdarah