klikdokter.com
Sabtu, 19 April 2014
Login | Register

Darah Setelah Berhubungan

salam kenal dok...saya 29th ada yg ingin sy tanyakan dok,knp setiap sy melakukan hubungan suami istri selalu miss v sy keluar darahnya ya dok??tdk ada rasa sakit apa2 se dok tp ttp tdk nyamankan,sy sudah ke dokter dn kata dokternya krn masalah hormon trus sy minum obt dr dokter hanya sekali sj saat berhubungan tdk keluar darah lg tp setelah hri berikutnya masih keluar darah lg dok,kira2 sy ada gangguan atau penyakit apa ya dok...sy tunggu jawabannya,,terima kasih banyak dok...



Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter


apakah keluhan keluar darah setelah berhubungan baru kali ini anda alami?apakah setiap kali anda berhubungan maka akan keluar bercak darah tersebut?apakah darah hanya keluar saat setelah berhubungan atau terus menerus hingga beberapa hari?apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Bila keluhan darah  keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding.Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Namun terdapat kemungkinan lain dari perdarahan yang Anda alami yang merupakan perdarahan yang terjadi akibat senggama atau disebut post coital bleeding. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

  1. Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
  2. Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
  3. Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  4. Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
  5. Kanker leher rahim Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
  6. Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim


Saran kami adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya. Semoga membantu.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 



 



Live Chat

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter