klikdokter.com
Senin, 21 April 2014
Login | Register

Pasca Kuretase

Dokter yang Budiman, ada yang ingin saya tanyakan, mengenai kelanjutan kuretase yg pernah saya alami pada bulan Maret 2012 dikarenakan BO. Saya beberapa kali juga menjalani test darah dan hasilnya menurut dokter tidak ada apa-2. Karena dikhawatirkan hamil pada saat test darah tersebut sy mengiyakan utk KB suntik (3bulan) pada bulan April, dan berakhir Juli. Yang ingin saya tanyakan : 1. dari masa kuretase bulan Maret sampai dengan Agustus, saya hanya baru haid satu kali, dan itupun tidak banyak darah yang keluar, apa itu normal dok ? 2. apa benar dari masa kuretase akan sulit hamil lagi? 3. jeda berapa lama saya bisa hamil lagi dari bulan saya kuretase dok ? apa saat ini saya sudah bisa hamil lagi? 4. untuk proses hamil kembali, apa penting utk ikut test Torch ? Ini saja yang ingin saya tanyakan dok, saya ucapkan banyak terima kasih, dan sukses selalu



Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Perubahan pola dan lama haid tidak dipengaruhi oleh tindakan kuret. Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari atau mengganti pembalut sekitar 2-4 kali. Jika siklus menstruasi masih dalam kisaran di atas maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.Kemungkinan ketidak aturan siklus haid anda dikarenakan suntik KB yang anda lakukan.

Tindakan kuret tidak memberikan dampak pada tingkat kesuburan. Hal yang terpenting perlu dicermati adalah siklus menstruasi yang ada. Berhubungan intim pasca kuretase boleh saja asalkan sudah tidak ada lagi darah yang keluar dari rahim. Umumnya setelah satu minggu dari kuretase darah sudah tidak ada lagi. Jika tidak terjadi komplikasi, umumnya kesuburan akan kembali normal.Jika sudah mendapat haid lagi berarti fungsi organ reproduksi sudah kembali normal dan sudah boleh hamil lagi.Tiga bulan setelah pembersihan rahim (kuretase) sudah cukup untuk memulai program hamil lagi. dianjurkan agar ibu menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan ibu telah siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi..Anda dan suami boleh melakukan hubungan seksual sebelum 3 bulan tersebut, tetapi disarankan menggunakan alat kontrasepsi untuk menghindari terjadinya kehamilan saat kondisi dinding rahim belum siap.

Infeksi TORCH yang terjadi pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, dan dapat juga menyebabkan kelainan pada janin yang dikandungnya (hidrosefalus, kelainan saraf, kebutaan, epilepsi, keterbelakangan mental).Oleh karena itu tidak ada salahnya memeriksakan TORCH jika ingin hamil agar bila ditemukan infeksi TORCH dapat diberikan penanganan secepatnya.

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



 



Live Chat

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter