klikdokter.com
Senin, 22 September 2014
<

Rasa Mengganjal Tenggorokan

dok, saya punya penyakit amandel yang sudah dari 4 minngu lebih yang lalu belum sembuh-sembuh. awalnya seperti ada yang mengganjal ketika menelan dan hanya pada sebelah kiri. juga ada benjolan di bawah ujung rahang bawah saya. dan belum mengecil sampai sekarang. diameternya kurang lebih 1 cm,dan terasa agak lonjong, keras, tapi bisa digerakan, dan tidak sakit. 1 minggu belakangan kadang muncul semacam cacar air didalam mulut saya dan pecah dengan sendirinya dan tidak meninngalkan bekas apapun, diamaeternya krang lebih 1 mm - 5 mm. timbulnya satu-satu, tidak bergerombol. hanya satu aj yg muncul. klo satunya hilang, beberapa hari kemudian satu lg muncul. sy juga tidak pernah demam. 1 minggu yang lalu pernah ke tht tp dokternya blg hanya amandel dan disruh jaga makanan dan dkasi obat cefadroxil dan vitamin yg cukup hanya untuk 3 hari diminum. sampai sekarang rasa mengganjal dileher itu masih ada dan tidak berubah dan hanya sebelah kiri saja. begitupun benjolan dibawah rahang saya. hanya sebelah kiri. sy juga selalu menggunakan obat kumur betadine. sampai sekrang sy masih mengkonsumsi cefadroxil yg sy beli sendiri krn yg dari dr tht hanya cukup untuk 3 hari. namun belum ada perubahan sama sekali. kira2 saya sakit apa dok??? sy juga mau periksa sendiri ke prodia. kira2 pemeriksaan lab apa yg saya butuhkan?



Bapak/saudara yang Terhormat
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter
 
Amandel sebenarnya sebutan lain dari tonsil yang merupakan jaringan limfatik yang terletak pada kedua sisi tenggorok, diatas dan di belakang lidah. Jika terdapat infeksi di dalam tubuh,khususnya pada daerah mulut, maka tonsil yang merupakan bagian dari sistem imun akan membantu memerangi dengan bekerja lebih keras sehingga dapat terjadi pembesaran maupun peradangan tonsil yang disebut dengan tonsillitis.
 
Penyebab tonsillitis tersering berasal dari virus. Sedangkan bakteri, jamur atau parasit juga dapat menjadi penyebab meskipun lebih jarang terjadi. Penyebaran infeksi melalui udara, tangan dan dari ciuman. Dapat ditemukan pada semua umur terutama pada anak.
 
Gejala umum tonsillitis adalah nyeri tenggorok dan demam. Pada tenggorok dan tonsil biasanya terlihat merah dan membengkak. Pada tonsil dapat terlihat nanah yang menutupi secara penuh ataupun  bercak-bercak.
 
Tonsilitis yang disebabkan oleh virus akan menghilang dengan sendirinya. Pengobatan akan bertujuan untuk membantu Anda merasa lebih nyaman. Anda dapat mengurangi nyeri pada tenggorok dengan berkumur-kumur dengan air garam ataupun minum teh hangat. Akan tetapi bila tonsillitis Anda disebabkan oleh bakteri, maka Anda perlu pengobatan antibiotik.
 
Bila, tonsillitis ini terjadi berulangkali, atau tidak membaik dengan pengobatan serta mengganggu aktivitas sehari-hari, maka operasi pengangkatan tonsil/tonsilektomi adalah pilihan yang tepat. Apabila pada keadaan demikian tidak dilakukan tonsilektomi, maka dapat terjadi komplikasi ke daerah sekitarnya- infeksi hidung, sinus, telinga; dan komplikasi jauh seperti infeksi pada jantung, ginjal, mata, sendi maupun kulit.
 
Untuk itu, kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis THT yang menangani anda untuk membicarakan langkah yang tepat untuk menangani keluhan anda saat ini.
 

Sudah berapa lama anda mengkonsumi cefadroxil?Cefadroxil merupakan obat antibiotik.Antibiotik adalah obat yang diperuntukkan untuk membunuh bakteri. Masing-masing antibiotik memiliki indikasi bakteri tertentu yang dapat dibunuh. Untuk memaksimalkan kemampuannya, antibiotik harus dikonsumsi sesuai dengan cara pakai. Minimal antibiotik diminum selama 3 hari atau lebih sesuai dengan jenis penyakit yang diderita. Dosis akan tergantung dari jenis antibiotik. Antibiotik harus dihabiskan (sembuh ataupun tidak sembuh) karena apabila dihentikan sendiri dalam artian tidak sesuai dengan cara pakai maka dapat menimbulkan resistensi atau kuman menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut. Pada saat lain anda diberikan antibiotik tersebut maka kuman di tubuh anda sudah kebal terhadap antibiotik itu. Karena itulah ANTIBIOTIK HANYA DIKONSUMSI DI BAWAH PENGAWASAN DOKTER. Antibiotik tidak boleh dikonsumsi bebas.

 

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter


 


 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Cairan Dari Penis
BAK Nyeri
Masturbasi Wanita