klikdokter.com
Kamis, 18 September 2014
<

Darah Kental

saya hendak menyumbang darah, ternyata setelah di test darah saya terlalu kental, angka 18, maksimum 17. apa penyebab darah kental, dan makanan,minumum dan kegiatan fisik untuk mengurangi kekentalan darah ? jika minum obat pengencer darah apakah ada side effectnya ? dan berapa lama obat pengencer darah dapat diminum ? terima kasih



Bapak/saudara yang terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Darah terdiri atas sel darah dan cairan yang disebut dengan plasma darah. Kondisi yang Anda alami saat ini disebut dengan polisitemia. Polisitemia adalah peningkatan konsentrasi sel darah merah melebihi normal. Hal ini dapat disebabkan peningkatan dari jumlah sel darah merah sendiri atau pengurangan dari jumlah plasma.

Penyebab dari polisitemia terbagi atas primer dan sekunder. Primer dalam hal ini adalah kondisi dimana sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah merah dan disebut dengan polisitemia vera akibat dari mutasi genetik. Kondisi ini jarang terjadi dan predileksi usia adalah usia separuh baya dan orang tua.

Polisitemia sekunder adalah kondisi dimana sumsum tulang memproduksi sel darah merah berlebih sebagai respon dari kurangnya kadar oksigen di dalam tubuh. Kekurangan oksigen dapat disebabkan oleh penyakit paru kronik seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), penyakit ginjal, sindroma cushing, hemangioblastoma, dan seseorang yang berada di ketinggian.

Satu lagi bentuk polisitemia yaitu polisitemia relatif  yang terjadi akibat beberapa hal, diantaranya adalah akibat minum alkohol terlalu banyak, obesitas, hipertensi, stress, dan dehidrasi (kekurangan cairan). Umumnya kondisi polisitemia ini hanya sementara dan dapat kembali normal asalkan penyebabnya diatasi.

Terapi yang dilakukan tergantung dari penyebab dasar dari polisitemia tersebut. Polisitemia sendiri diterapi dengan cara mengurangi atau mengeluarkan darah dari dalam tubuh sampai dengan jumlah hematokrit berada di dalam batas normal. Apabila penyebab polisitemia tidak diketahui, maka yang diperlukan adalah monitor teratur.

Oleh karena itu kami sarankan anda memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mengetahui penyebab dari polisitemia pada diri anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Anak Masih Mengompol
DHA Untuk Ibu Hamil
Suplemen Dalam Kehamilan