klikdokter.com
Kamis, 31 Juli 2014

Benjolan di Vagina

salam dok.. saya hendak bertanya tentang 'kelainan' yg ada di bibir dalam vagina saya,,sudah hampir 2 bln ini saya merasa ada penebalan yg lama2 berubah jd benjolan yg tumbuhnya di antara bibir dalam dan bibir luar vag saya sebelah kanan..pada awalnya hny berupa benjolan kecil yg terasa jika diraba,,rasanya sdkt nyeri jika disentuh dan gatal. lalu dlm bbrp minggu sepertinya itu menghilang krn sudah tak terasa sakit. tapi skrg ini (skitar 2 ato 3 minggu stelah rasa skit itu hilang),benjolan itu tiba2 ada lagi,,bahkan lbh besar,,berbentuk oval,,merah,,lunak seperti berisi cairan,,gatal,,terasa sangat nyeri jika duduk atau tersentuh. sebagai informasi,saya sudah tidak haid selama 1 tahun lebih krn dari dulu siklus haid saya tdk teratur,,sudah saya konsulkan ke dokter spes obgin 2X dan USG,,mnrt dokternya tdk ada dugaan penyakit apapun dlm rahim saya,,hny masalah hormon/kesuburan. sebagai informasi jg,saya terakir kali berhub seks skitar 1,5 tahun yg lalu. untuk masalah sakit saya kali ini saya sebenarnya berniat untuk ke dokter spes obgin tp entah knp saya merasa takut dan belum siap hati dan materi jika di diagnosa mcm2. demikian dokter pertanyaan dan informasi yg dpt saya berikan,,kiranya dokter berkenan membantu saya.terima kasih sebelumnya dok..



Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.  

 

Daerah bibir luar vagina termasuk daerah yang memiliki kelenjar sebasea. Daerah kemaluan adalah daerah yang cukup lembab karena lokasinya dan selalu tertutup celana dalam. Maka dari itu, kelenjar sebasea ditambah daerahnya yang lembab membuat kulit daerah tersebut menjadi lebih mudah terinfeksi.

Bintil-bintil kecil di daerah vulva (sekitar vagina) dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, diantaranya:

  1. kondiloma akuminata (kutil kelamin)
  2. moluscum kontagiosum (infeksi virus pox)
  3. herpes simplex (infeksi virus herpes)
  4. scabies (infeksi oleh kutu)
  5. jerawat

Bintik-bintik tersebut dapat juga berasal dari kelenjar sebasea yang sedang aktif.

 

Selain itu ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Secara garis besar benjolan (tumor) dibedakan menjadi tumor jinak atau ganas. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:  

  1. Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
  2. Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
  3. Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
  4. Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
  5. Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin  

Untuk mengetahui benjolan itu berbahaya atau tidak, diperlukan pemeriksaan ke dokter. Dari pemeriksaan fisik, Dokter akan dapat menduga benjolan tersebut ganas atau tidak, namun untuk mengetahui secara pasti, maka benjolan tersebut harus diangkat dan diperiksa di bawah mikroskop (histopatologi). Saran kami adalah Anda  memeriksakan diri ke dokter karena dibutuhkan informasi lebih jauh mengenai ukuran, bentuk, warna, rasa nyeri, lokasi tepat dll. Kelainan kulit dan kelamin memang memerlukan pemeriksaan langsung untuk diagnosis, oleh karena itu periksakan segera ke dokter spesialis kulit dan kelamin

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Sirsak dan Kanker
Mikropenis
Sakit Perut Saat Hamil