klikdokter.com
Kamis, 31 Juli 2014

Sakit Kepala Belakang

Assalamuallaikum,wr. wb. Selamat pagi Dokter,, Saya mempunyai keluhan, sudah sekitar satu tahun terakhir saya sering sakit kepala belakang sebelah kiri, dan juga punggung kiri atas terasa pegal pegal, pernah suatu ketika seperti kehilangan keseimbangan (seperti mau pingsan, seolah olah melayang), saya cek kolesterol terakhir sekitar 125, dan saya periksa ke dokter katanya kecapaian, padahal saya kerja tidak terlalu berat di kantor, dan olah raga bulutangkis seminggu sekali, karena kadang2 saya juga merasakan kecemasan yang luar biasa, kalau saya cemas biasanya saya pakai untuk jalan jalan dan minum air hangat, baru duduk, apa kira2 penyakit saya ini dokter, mohon bantuannya untuk kasus saya ini, atas bantuan dokter saya ucapkan terima kasih. Wassalamuallaikum, wr. wb.



Bapak/Saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelumnya ada beberapa hal yang ingin kami tanyakan.apakah keluhan sakit kepala belakang anda rasakan setiap saat?Kapan sakit kepala tersebut dirasakan berkurang?apakah nilai pemeriksaan kolesterol yang anda sertakan nilai kolesterol apa (LDL,HDl,atau total??)sudahkah anda memeriksakan tekanan darah anda?bila sudah bagaimana hasilnya?bagaimana dengan pola makan anda?mengenai cemas yang anda rasakan,sudah berapa lama perasaan cemas tersebut anda rasakan?apakah ada hal yang anda pikirkan sehingga timbul perasaan cemas tersebut?apakah rasa cemas tersebut timbul secara tiba-tiba?

Berdasarkan informasi yang anda berikan saat ini, keluhan yang Anda alami sering dialami oleh mereka yang memiliki tension type headache (TTH). Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menajdi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian
  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein
  • dll

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan, seperti paracetamol atau asam mefenamat yang dijual bebas. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri anda, anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH pada diri anda. 50% penderita TTH mengalami kekambuhan penyakitnya akibat dipicu oleh rasa lapar atau stress. Bagaimana dengan diri Anda?

Dengan menghindari faktor pencetus TTH, diharapkan dapat membantu anda dalam mengatasi rasa nyeri dan membantu anda untuk menghindari kejadian berulangnya sakit kepala yang anda rasakan.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Cemas Akan Mati
Nyeri Punggung
Keluhan Saat Hamil