klikdokter.com
Selasa, 30 September 2014
<

Pertumbuhan Gigi Anak

dok aku merasa resah anakku baru berumur 10 bulan,perempuan berat 8kg sampai sekarang kok belum tumbuh gigi juga yagh dok? memang normalnya anak tumbuh gigi umur berapa bulan? dok apakah semua jenis ikan basah bisa diberikan kepada anakku? ada yang bilang jika diberikan banyak ikan nanti cacingan terus dok aku juga lagi khawatir banget, anakku kan makannya sudah pake nasi dan harus selalu pake kuah, nah aku sering pake penyedap rasa (masako)klo menyayur untuk dia, aku juga sebenernya takut, udah aku coba pake gula sebagai pengganti penyedap rasa tapi anakku ga mw makan,karena rasanya ga gurih. aku juga sudah coba bikin kaldu dari ceker ayam, tapi kok ga kerasa apa2. bagaimana solusinya dok? apa dampaknya mengingat dia masih berumur 10 bulan? saya mohon bantuannya dok, saya sangat resah sekali terimakasih jika dokter sedia menjawab



Ibu / saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Rata-rata gigi susu anak tumbuh pertama kali saat anak berusia +/-  6 bulan. Diawali dengan gigi seri bawah yang rata-rata tumbuh sekitar usia 6-10 bulan, sedangkan gigi seri atas tumbuh sekitar usia 8-12 bulan. Gigi susu tidak tumbuh sekaligus namun secara bertahap menembus gusi selama 2 ½ tahun pertama sejak kelahiran. Biasanya yang tumbuh pertama kali adalah keempat gigi depan yaitu dua di rahang atas dan dua di rahang bawah. Sebagian besar anak-anak sudah lengkap semua giginya pada saat berusia 3 tahun.Meski demikian, kecepatan pertumbuhan gigi antara anak yang satu dengan anak lainnya belum tentu sama. Ada yang tumbuh lebih cepat tapi ada juga yang lebih lama. Tidak sedikit anak yang baru tumbuh gigi pertama saat usianya mencapai 1 tahun, dan saat gigi tersebut keluar boleh jadi lebih dari satu gigi dalam waktu bersamaan. 

Meski demikian, memang ada faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan pertumbuhan gigi anak. Proses pembentukan gigi sudah dimulai saat anak masih dalam kandungan ibu, kira-kira saat janin berusia 4 bulan. Kemungkinan gigi susu tumbuh lebih lambat dari yang semestinya lebih besar pada anak yang lahir prematur atau berat badan bayi lahir kurang, karena proses pertumbuhan dan perkembangannya secara umum belum sempurna termasuk juga giginya.

Namun jika gigi susu terlambat tumbuh padahal anak lahir cukup bulan, maka tentu ada faktor lain diantaranya pola makan anak. Jika selama ini bayi hanya diberi makanan yang lunak saja maka sebaiknya anak mulai dikenalkan dengan makanan yang bertekstur dan agak kasar. Tentunya cara memasak dan jenis makanan disesuaikan dengan usia bayi. Perlu diketahui, makanan yang lunak kurang memberi rangsangan bagi pertumbuhan gigi dan rahang anak. Justru dengan diberi makanan yang agak sedikit lebih keras, otot-otot pengunyahan, gigi dan tulang rahang akan bekerja lebih keras dan memberi stimulasi bagi pertumbuhan gigi dan tulang. Pertumbuhan gigi juga dapat dirangsang dengan memberi anak mainan yang dapat digigit-gigit. Fungsinya sama, yaitu untuk memberi stimulasi bagi gigi dan tulang. Namun jangan lupa memperhatikan kebersihan mainan tersebut mengingat mainan itu akan masuk ke mulut anak, dan pilih mainan yang aman dan bebas zat beracun.

Faktor lainnya bisa karena gusi anak lebih tebal dari normal atau hal lain yang lebih kompleks seperti kekurangan nutrisi atau kelainan genetik meski hal tersebut biasanya bergandengan dengan gejala lainnya

 Berikut kami sertakan artikel

Gigi Anak Terlambat Tumbuh?

 

Pemberian ikan direkomendasikan untuk anak berusia 3 tahun ke atas karena seafood  merupakan produk yang cukup sering menyebabkan alergi pada anak. Alergi adalah gangguan kekebalan tubuh. Pada anak yang berusia di bawah 3 tahun, kekebalan tubuh mereka belum sempurna sehingga lebih mudah tercetus alergi akibat dari pajanan alergen (zat yang menyebabkan alergi).

Apabila memang sudah diberikan dan tidak ada masalah pada anak (tidak menimbulkan alergi), maka tidak ada masalah dan pemberian makanan tersebut dapat dilanjutkan. Yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya makanan diberikan dalam kondisi matang dan kebersihan dari makanan tersebut.

 

 Usia 10 bulan memang merupakan masa-masa bayi diperkenalkan kepada makanan yang agak dihaluskan, diperlunak, seperti nasi tim, bubur nasi. Jangan putus asa jika anak Anda masih belum mau mencoba, terus perkenalkan dengan metode yang berbeda atau rasa/campuran yang berbeda. Anak Anda membutuhkan waktu penyesuaian terhadap makanan-makanan baru. Terus berikan agar bayi dapat beradaptasi.  sehingga pada usia 1 tahun ke atas, anak sudah dapat mulai berlatih makan makanan yang dimasak bersama untuk keluarga.Efek makanan asin yang dikonsumsi dalam jumlah banyak oleh bayi memang tidak baik untuk tubuh. Namun jika hanya pemberian sedikit garam pada makanan masih diperbolehkan. Namun, sebaiknya anda menghindari pemberian makanan yang mengandung penyedap rasa seperti MSG (Monosodium Glutamate) karena konsumsi MSG diduga berkaitan dengan timbulnya alergi pada beberapa orang. Pemberian berbagai berbagai zat tambahan pada makanan bayi juga dapat meningkatkan risiko anak menjadi hiperaktif. Untuk menyiasatinya, coba berikan makanan berupa nasi tim yang dihaluskan, makanan kecil ataupun bubur kacang hijau. Penambahan sedikit garam ataupun gula untuk menambah rasa diperbolehkan asalkan tidak dalam jumlah yang berlebihan.

Kami sertakan artikel: Jadwal Makan Bayi. Anda juga dapat mengunjungi Rubrik Tumbuh Kembang Anak yang kami miliki untuk panduan informasi lengkap Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Nyeri Dada
Sakit Kepala
Menjaga Kebersihan Miss V