klikdokter.com
Sabtu, 23 Agustus 2014
<

Rasa Mengganjal Kerongkongan

Dokter, saya merasa ada seperti ada yg 'nyangkut' di tenggorokan saya. kadang untuk menelan makanan sakit, tapi kadang juga engga. sakit ini mulai saya rasakan sejak sabtu (31/12) kemarin. saya kira, ini cuma 'pancingan' atau gejala flu. saya sudah makan obat FG troches, tp belum reda juga. Sakit ini saya rasakan kadang2 saja. Kira2 kenapa ya? Saya curiga ada benda asing yg nyangkut di tenggorokan. Atau ada yg luka bagian dalam tenggorokan, sehingga kadang merasa sakit seperti kemasukan duri. terima kasih atas jawabannya.



Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.


Gejala-gejala yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah LPR (Laryngopharyngeal Reflux). Yaitu kondisi di mana sfingter/katup kerongkongan bagian atas tidak berfungsi dengan baik, sehingga terjadi gangguan terhadap daerah kerongkongan.

Beberapa gejala yang mungkin terjadi adalah:

  • Pembersihan kerongkongan yang terus menerus
  • Iritasi kerongkongan kronik
  • Batuk kronik
  • Suara serak
  • Dahak yang berlebihan pada daerah kerongkongan
  • Sulit menelan
  • Rasa mengganjal pada daerah kerongkongan
  • Aliran lendir di daerah belakang hidung
  • Perubahan suara
  • Kesulitan bernapas
  • Kejang (spasme) pita suara
  • Suara mengi pernapasan
  • Rasa terbakar ulu hati atau daerah dada

Untuk mengetahui diagnosis dari masalah ini, Anda perlu mengunjungi dokter spesialis THT untuk pemeriksaan laringoskopi. Bila diagnosis telah ditegakkan maka Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal.

Selain itu, Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti :

  • Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil
  • Jangan langsung tidur setelah makan malam
  • Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya
  • Hindari stres
  • Tidur cukup 8 jam/hari
  • Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan yang diberikan dokter dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah Anda dapat lebih teratasi.

 

dan perlu diketahui bahwa obat yang anda sebutkan merupakan antibiotik.Karena itulah ANTIBIOTIK HANYA DIKONSUMSI DI BAWAH PENGAWASAN DOKTER. Antibiotik tidak boleh dikonsumsi bebas,  Antibiotik bukanlah obat dewa yang dapat dikonsumsi setiap kali sakit, antibiotik memiliki indikasi sendiri dan hanya dokter yang boleh meresepkannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Sel Telur
Konsentrasi Anak
Berhubungan Intim Saat Haid