klikdokter.com
Kamis, 24 April 2014
Login | Register

Beda Golongan Darah

Selamat siang, kemarin mlm pacar saya menonton televisi, kebetulan sedang membahas ttg golongan darah AB lalu pasangannya golongan darah O,itu nanti anaknya akan sakit-sakitan dan harus cuci darah, kalau tidak bisa menyebabkan meninggal dunia. lalu kami berdiskusi, pacar saya bergolongan darah AB+, sdgkan saya O. Apakah jika kami menikah akan terjadi kasus seperti diatas? dan bagaimana untuk menghindari hal tersebut terjadi. mohon info yang sejelas2nya. terima kasih.



Ibu / saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

 

 

 

Kami akan menjelaskan sedikit mengenai golongan darah dan rhesus.

Golongan darah adalah ciri khusus darah  dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dua jenis penggolongan darah yang paling penting adalah penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh).

Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi yang terkandung dalam darahnya, sebagai berikut:

  • Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya
  • Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya
  • Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B
  • Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B

Tabel pewarisan golongan darah kepada anak dapat anda lihat di bawah ini :


Ibu/Ayah O A B AB
O O O, A O, B A, B
A O, A O, A O, A, B, AB A, B, AB
B O, B O, A, B, AB O, B A, B, AB
AB A, B A, B, AB A, B, AB A, B, AB


Sedangkan Penggolongan darah Rhesus (Rh) ada 2 yaitu positif atau negatif. Seorang dengan golongan darah rhesus positif, maka memiliki dapat memiliki genotipe Rh+  atau Rh-, dapat kita analogikan dengan varian kombinasi rhesus ++ atau +-. Sedangkan bila golongan darahnya rhesus negatif, maka hanya memiliki genotipe Rh- .

1. Bila seorang dengan Rhesus positif (++) menikah dengan seorang dengan rhesus positif (++) , semua keturunannya akan memiliki rhesus positif (++).
2. Bila seorang dengan Rhesus positif (+-) menikah dengan seorang dengan rhesus positif (++), semua keturunannya akan memiliki rhesus positif, dengan varian 50% rhesus positif (++) dan 50% rhesus positif (+-).
3. Bila seorang dengan Rhesus positif (+-) menikah dengan seorang dengan rhesus positif (+-), keturunannya akan memiliki rhesus positif dan negatif. Dengan perbandingan varian : 25% rhesus positif (++), 50% rhesus positif (+-) dan 25% rhesus negatif (--).

Bagaimana dengan golongan darah serta rhesus Anda dan pacar? Jika seorang perempuan (Reshus negatif) menikah dengan laki-laki (Rhesus positif), bayi pertamanya memiliki kemungkinan untuk ber-Rhesus negatif atau positif. Jika bayi mempunyai Rhesus negatif, tidak ada masalah. Tetapi, jika ia ber-Rhesus positif, masalah mungkin timbul pada kehamilan berikutnya. Bila ternyata kehamilan yang kedua merupakan janin yang ber-Rhesus positif, kehamilan ini berbahaya. Karena antibodi antirhesus dari ibu dapat memasuki sel darah merah janin,yang dapat menyebabkan kerusakan sel darah merah (eritrosit) janin-disebut dengan hemolisis intravaskular. Keadaan penghancuran eritrosit ini dapat berujung pada anemia hemolitik. Tindakan dari penanganan anemia hemolitik adalah dengan melakukan transfusi tukar.


Banyak yang harus dipersiapkan di dalam pernikahan, di dalam segi kesehatan yang dapat dilakukan adalah memeriksakan kesehatan masing-masing individu dengan pemeriksaan pra nikah. Hal ini tidak wajib dilakukan namun dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah.Serangkaian pemeriksaan dilakukan untuk menghindari beberapa penyakit dan kelainan, termasuk yang disebabkan oleh penyakit/kelainan bawaan yang bisa diturunkan.

 

demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter



 



JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter