klikdokter.com
Sabtu, 20 September 2014
<

Batuk Berdahak

Anak saya batuk berdahak sudah dua minggu, umur 4 tahun, cowok, berat 20kg, tinggi 125cm,saya minumkan obat actifed, hasilnya agak berkurang batuknya, kemudian suatu saat dia minum es teh dari kulkas (karena sudah bisa ngambil minuman dari kulkas sendiri, batuknya kambuh lagi dan juga berdahak, tadi pagi (08/12/2011)dia mengeluh sakit di bawah telinganya, dan saya perhatikan agak sedikit bengkak, obatnya saya belikan viks batuk berdahak dan kering, saya ada pertanyaan apakah karena batuk yang agak keras sehingga mengalami pembengkakan atau karena faktor lain? terus untuk membuat kondisinya lebih baik menurut dokter apa yang mesti saya lakukan. Atas perhatiaannya saya ucapkan terimakasih.



Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Benjolan atau bengkak  pada leher dapat disebabkan oleh banyak hal, yang paling sering ditemukan adalah kelenjar getah bening yang membengkak. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem getah bening, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Kelenjar getah bening dapat membesar pada keadaan infeksi (bakteri atau virus), keganasan,  atau pada kondisi lain. Selain itu, benjolan pada sisi leher dapat pula disebabkan oleh pembengkakan kelenjar liur, kelenjar minyak, dan penumpukan jaringan lemak di bawah kulit (lipoma).

 

Untuk itu perlu diketahui karakteristik benjolan tersebut, seperti perabaannya kenyal atau tidak, apakah dapat digerakkan atau digeser, apakah nyeri, apakah semakin membesar, apakah didahului oleh radang, dsb yang baru dapat diketahui setelah dilakukan pemeriksan fisis secara langsung.

 

Jika saat pemeriksaan, anak Anda dalam kondisi kurang fit karena sakit tenggorokan atau demam, maka benjolan terjadi sebagai reaksi pertahanan tubuh setempat akan infeksi yang menyerang. Jika infeksi sudah dapat disembuhkan, umumnya benjolan akan mengecil perlahan. Namun, jika benjolan menetap dapat dicurigai sebagai bentuk pertahanan tubuh dari infeksi kronik (yang lebih lama) atau penyebab lainnya.

 

Pada batuk berdahak, dahak yang tidak dikeluarkan akan terus merangsang reseptor batuk di saluran napas. Karena itu, pengobatan batuk berdahak dilakukan untuk mengeluarkan dahaknya. Pengeluaran dahak dapat dibantu dengan menggunakan obat batuk yang mengandung mukolitik ataupun ekspektoran. Mukolitik berfungsi untuk memecahkan lendir yang kental sehingga lebih mudah dikeluarkan. Sementara ekspektoran berfungsi merangsang batuk agar dapat mengeluarkan dahak. Obat untuk batu berdahak, biasanya  mengandung Ambroxol Hydrocloride atau Bromhexine Hydrocloride atau Dextrometorphan atau Gliserine Guaiacolsulfate. Saran Kami bila batuk anak anda  tidak juga sembuh setelah 3 hari, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter apalagi menurut pengakuan anda anak anda sudah batuk selama 2 minggu terakhir .

 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.


Salam,


Redaksi Klikdokter




 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Belum Haid Lagi
Haid
Haid Hanya 3 hari