klikdokter.com
Senin, 28 Juli 2014

Lynoral & Norelut

Sore Dokter.... Dok, siklus haid saya sudah beberapa bln ini tidak teratur. Tgl 15 Juli seharusnya saya sudah mens, tapi sampai dengan tanggal 30 Juli saya hanya keputihan & terdapat bercak coklat & darah sedikit, kemudian saya ke dokter, kata dokter terdapat kista dan diberikan obat transamin & esthero. Setelah minum 5 hari, pendarahan saya berhenti, tapi 3 hari kemudian setelah berhubungan terjadi pendarahan lagi biarpun hanya sedikit. Kemudian saya ke dokter lain lagi, diinformasikan bahwa kemungkinan pendarahan tersebut karena efek dari obat esthero. kemudian saya diberikan lynoral & nurolut (apabila mens saya tidak kunjung datang juga) serta cyclo progynova (untuk memperbaiki siklus haid saya). Yang mau saya tanya : 1. kenapa pendarahan itu terjadi lagi? apakah memang karna efek obat esthero atau karena masalah lain karena persis setelah berhubungan? 2. apabila saya minum obat lynoral & nurolut lagi, apakah dapat menimbulkan efek samping karena itu obat hormon kan ya, dok? Sya pernah dengar konsumsi obat hormon bisa merangsang sel kanker. Mohon dijawab segera ya, dok. Terima kasih. Evy



Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

  1. Esthero dan Lynoral sama-sama berisi estrogen sintetik, dan efek sampingnya salah satunya adalah perdarahan tidak teratur. Namun kista juga dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur. Jadi bisa karena obat, bisa karena penyakitnya. Tampaknya bukan karena berhubungan.
  2. Setiap obat memiliki efek samping. Efek samping yang dapat timbul dari lynoral adalah gangguan saluran cerna, migraine, perdarahan tidak teratur, perubahan mood, dan lain-lain. Efek samping Norelut (progesteron sintetik) adalah mencakup depresi, tidak mens, perdarahan bercak, dan lain-lain. Namun, belum tentu efek samping tersebut Anda alami. Obat hormon memang dikatakan dapat mencetus kanker payudara dan serviks pada orang yang memiliki keturunan kanker payudara atau serviks. Namun, hal ini masih kontroversial. Bila di keluarga Anda tidak ada yang pernah menderita kanker payudara atau serviks, maka Anda tidak perlu merasa khawatir. Anda dapat berkonsultasi mengenai hal ini lebih jaun kepada dokter kandungan Anda saat kontrol.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter





 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Sakit Kepala dan Leher Tegang
Kedutan Bawah Mata
Obat Naikkan Berat Badan